Thursday, January 25, 2018

Asia Overland, Menuju Perbatasan Jalur Darat Thailand dan Myanmar dengan Sepeda Motor



Perjalanan jalur darat dari pusat kota Chiang Rai menuju Mae Sai
Setelah edisi menjelajah Chiang Rai di White Temple dan perkampungan Kayan Lahwi berleher panjang, petualangan kamipun berlanjut. Hanya berbekal peta buta yang tampak lurus dan terlihat dekat membuat kami nekat menyusuri jalan dari kota Chiang Rai menuju perbatasan Myanmar di Maesai - Tachileik menggunakan sepeda motor. Tanpa mengetahui estimasi berapa kilometer yang akan kami tempuh membuat perjalanan ini tidak memiliki beban. Kami pacu kendaraan roda dua kami dengan santai mengikuti arah ke kota Mae Sai tempat perbatasan itu berada.
Hasilnya? Sudah lebih dari 2 jam mengendarai motor melewati jalan raya yang lurus ini seperti tak berujung. Dan setelah tiba di kota ini akhirnya kami menyadari jarak dari kota Chiang Rai ke Perbatasan ini sekali jalannya mencapai 80 kilometer. Jauh juga ya ternyata jika dihitung pulang pergi dalam hari yang sama.

Memulai Perjalanan Menuju Perbatasan Thailand dan Myanmar

Sesekali melihat peta untuk melihat arah agar tidak tersesat
 Beginilah kondisi jalan raya yang menghubungkan kota Chiang Rai dengan Mae Sai, sebuah kota yang berbatasan dengan kota kecil Tachileik di Myanmar. Menempuh kurang lebih 80 kilometer dengan sepeda motor, menyusuri jalanan yang kosong dan lurus seperti ini tidak lantas membuat kami memacu motor dengan cepat. Kami memilih melaju dengan santai agar dapat menikmatinya pemandangan yang terhampar di kedua sisinya. Sesekali kami sengaja memperlambat laju dan berhenti di tepi jalan ketika melihat sesuatu hal yang menarik perhatian kami. "Bukankah hidup adalah sebuah perhentian? Tak perlu kencang terus berlari - Piyu."
Perjalanan panjang menuju perbatasan Thailand dan Myanmar
Perjalanan panjang menuju perbatasan Thailand dan Myanmar
Ada yang pernah mengatakan kepadaku hidup kita akan lebih indah jika kita mau meluangkan waktu sejenak untuk menikmati bagian dalam perjalanan hidup kita. Tidak sedikit orang yang berjalan begitu cepat seperti sedang dalam arena perlombaan bergegas menuju tujuan seolah-olah jalanan adalah sirkuit dan tujuan mereka garis finishnya. Disaat kita hanya fokus dengan tujuan yang ingin dicapai tak sedikit orang yang tidak menyadari bahwa jalan yang sedang dilewati di kedua sisinya terlalu indah untuk dilewatkan. 
Rehat Sejenak di Pinggir Jalan Untuk Menikmati Pemandangan Sekitar
Rehat Sejenak di Pinggir Jalan Untuk Menikmati Pemandangan Sekitar
Perjalanan Menuju Perbatasan Thailand dan Myanmar di Mae Sai dan Tachileik
Dalam perjalanan dari Kota Chiang Rai Thailand menuju perbatasan Myanmar menggunakan sepeda motor kami memutuskan untuk melaluinya dengan santai, menikmati pemandangan sekitar, dan mensyukuri sajian alam yang terhampar di sepanjang perjalanan. Hal inilah yang kami dapatkan ketika memutuskan berhenti sejenak di tepi jalan untuk menikmati matahari terbenam yang hendak kembali keperaduannya.

Akhirnya sampai di perbatasan Thailand dan Myanmar
Terkadang dalam perjalanan hidup ada baiknya kita tidak perlu mengukur seberapa jauh dan terjal jalan yang akan kita tempuh. Dengan begitu kita tidak memiliki beban yang berat dan rasa takut atau ragu yang berlebihan. Selama kita memiliki tekad untuk mencapai tujuan tersebut, sejauh apapun, seberat apapun, kita akan bisa mencapainya.


Baca Artikel Tentang Thailand lainnya disini
           #Cross Border : Dari Kuala Lumpur Malaysia ke Hatyai Thailand Selatan

Follow my instagram @travelographers , Youtube account shu travelographer 
twitter account @travelographers  and google plus account +shuTravelographer
and if you found the post useful or interesting please do share! :)


Apabila bermanfaat dan menginspirasi, mohon di-bookmarks dan di-share ya
Salam Pejalan. 



No comments:

Post a Comment

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.