Saturday, April 21, 2018

30 Tips dan Panduan Jalan-Jalan Liburan ke Suratthani, Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao di Thailand


View Point di Koh Tao, Thailand
Thailand tidak hanya populer oleh Krabi dan Phuket saja, masih di bagian Thailand selatan terdapat sebuah kota bernama Suratthani yang menjadi salah satu pintu masuk ke beberapa pulau yang indah di Thailand lainnya. Ada banyak alasan untuk para wisatawan baik domestik maupun internasional datang ke kota ini diantaranya mengunjungi Pulau Koh Phangan yang rutin mengadakan pesta bulan purnama (Full Moon Party), mengujungi pulau Koh Samui yang juga berada di kawasan Angthong Maritime National Park serta ke pulau Koh Tao yang memiliki hamparan pasir putih yang indah diantara 2 pulau kecil. Selain berkunjung ke Pulau tersebut di tengah kota Suratthaninya sendiri juga memiliki beberapa destinasi wisata dan tempat kuliner yang menarik untuk dikunjungi.
Jadi jika kamu juga memiliki rencana untuk berkunjung ke Suratthani Thailand berikut kami informasikan tips dan panduan Jalan Jalan Liburan ke Suratthani khususnya bagi kamu yang pergi tanpa travel agent atau tur dari Indonesia. Semoga tips dan panduan yang dapat saya berikan dapat membuat  liburan kamu di Suratthani Thailand menjadi lebih terencana dan berakhir menyenangkan.

30 Tips dan Panduan Lengkap Jalan-Jalan Liburan ke Krabi Thailand



krabi, tiger caves, wat tham sua, karst, temple, thailand, phuket, asean, asia, south east asia, backpacking, travel, buddha
Patung Buddha Yang Terdapat di Puncak Bukit Krabi Tempat Dimana Kuil Wat Tham Sua Berada

Ada beberapa alasan mengapa Thailand menjadi salah satu destinasi impian untuk berlibur bagi orang Indonesia diantaranya karena menjadi surga belanja, tempat yang menyenangkan untuk berwisata budaya karena memiliki kuil-kuil yang megah, memiliki ragam cita rasa yang nikmat untuk berwisata kuliner serta biaya hidup yang terbilang murah dan cocok untuk para wisatawan yang berbudget terbatas.

Tak hanya itu pesona keindahan pantai dan pulau-pulau di laut Andaman yang berpasir putih dengan warna gradasi laut toska dan biru menarik banyak wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk datang ke Thailand khususnya ke Krabi yang berada di Thailand Selatan. Selain alasan diatas tentunya ada beragam alasan lainnya untuk datang ke negeri penuh senyum ini. Jadi jika kamu juga memiliki rencana untuk berkunjung ke Krabi Thailand berikut kami sharing tips dan panduan Jalan Jalan Liburan ke Krabi khususnya bagi kamu yang pergi tanpa travel agent. Semoga tips dan panduan yang dapat saya berikan dapat membuat  liburan kamu di Krabi Thailand menjadi lebih terencana dan berakhir menyenangkan.

Friday, April 20, 2018

Liburan Ke Phi Phi Island & Maya Beach di Musim Hujan, Yes or No?


Maya Bay di Phi Phi National Marine Park saat bulan Agustus/ Musim Hujan Terasa Lebih Tenang dan Sepi
Tentunya setiap orang pasti ingin berkunjung ke sebuah tempat destinasi impiannya di waktu terbaiknya. Namun terkadang keinginan dengan kesempatan yang ada bisa saling berseberangan waktunya sehingga kita harus memilih untuk tetap berjalan atau berdiam diri tidak jadi mewujudkannya. Atau disaat kita traveling pada waktu yang direkomendasikan banyak orang namun karena perubahan faktor cuaca menjadi kurang bersahabat pun bisa terjadi mengingat kita hanya bisa berdoa dan pasrah atas kehendak Tuhan yang mengendalikan seisi alam semesta termasuk cuaca.
Salah satu destinasi wisata yang sangat tergantung dengan cuaca yaitu destinasi yang berkaitan dengan pantai, pulau dan laut. Untuk artikel kali ini kami ingin berbagi pengalaman bagaimana pengalaman pergi ke pulau Phi Phi dan Maya Bay disaat musim hujan atau low season beserta keuntungan dan kelemahannya dibandingkan musim panas dari pengalaman kami sendiri yang sudah 2 kali kesana di musim dan cuaca yang berbeda.

Thursday, April 19, 2018

Ingin Menikmati Momen Romantis di Kota Malang Bersama Pasangan? Ikuti Tips Ini!


 

     Cuaca yang sejuk, pesona bangunan-bangunan peninggalan zaman kolonial, dan keindahan bentang alamnya menjadikan kota Malang sebagai salah satu kota tujuan wisata di provinsi Jawa Timur. Selain itu, keunikan tersebut memberikan sisi romantis tersendiri bagi kota yang dijuluki sebagai Kota Pendidikan ini.
      Bagi Anda yang ingin menikmati momen romantis di Malang bersama pasangan, ada beberapa tips yang bisa diikuti. Tips-tips ini mencakup ragam aktivitas dan pilihan tempat makan yang layak untuk dikunjungi. Berikut adalah ulasannya!

Saturday, March 10, 2018

30 Tips dan Panduan Jalan-Jalan Liburan ke Chiang Mai, Thailand



Pertunjukan Seni di Benteng Tua di Pusat Kota Chiang Mai, Thailand

Destinasi populer di Thailand yang mendunia tidak hanya Bangkok, Phuket dan Krabi, di bagian utara terdapat sebuah kota yang dikenal dengan nama Chiang Mai yang tidak kalah mempesona. Kota yang dijuluki 'Rose of the North' yang terkenal dengan keindahan kuil-kuilnya ini kenal juga dengan kota seribu kuil karena begitu banyaknya kuil yang ada di kota tua ini, walaupun pada kenyataaannya kini di kota ini diperkirakan hanya memiliki 300 kuil Buddha dengan ciri khas yang berbeda-beda. Di antara kuil-kuil tersebut, Wat Phrathat Doi Suthep merupakan kuil yang paling populer di kota Chiang Mai.
Di kota ini juga menjadi surga berbelanja dan wisata kuliner juga lezat dengan harga yang terjangkau yang tentunya patut untuk dikunjungi. Hal itulah yang menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke kota Chiang Mai di Thailand. Semua itu ditambah lagi dengan biaya hidup yang lebih murah di banding kota di Thailand lainnya dan cocok untuk para wisatawan yang berbudget terbatas.

Friday, March 9, 2018

Asia Overland. Teguran Kecil Dalam Perjalananku di Chiang Mai Thailand

Salah satu kuil di Chiang Mai, Thailand

Dalam satu jalur yang sama menuju kuil Wat Phrathat Doi Suthep ini, mataku tertuju pada sebuah petunjuk menuju air terjun Huay Keaw. Karena penasaran akupun menepikan motorku di pelataran parkir yang tidak seramai dengan kuil Wat Phrathat Doi Suthep. Untuk masuk kawasan ini tidak dikenakan biaya atau gratis, dan jarak air terjun dari pintu masuk sangat dekat hanya dua puluh meter dengan berjalan kaki. Air terjun ini merupakan salah satu tempat rekreasi keluarga penduduk lokal, terlihat beberapa keluarga yang sedang berkumpul beralaskan tikar dengan makanan yang di tempatkan dirantang yang mereka bawa sendiri dari rumah.
Beranjak meninggalkan air terjun Huay Keaw, aku melajukan motorku untuk menuju kebun binatang Chiang Mai. Dalam batinku rasanya ini kebun binatang pertama yang kusinggahi ketika melakukan perjalanan di luar negeri, hal ini bukan tanpa alasan namun karena di kebun binatang ini terdapat binatang panda dari China yang seumur-umur belum pernah kulihat secara langsung dengan mata kepalaku sendiri. Karena penasaran akhirnya akupun mencoba masuk ke kebun binatang itu untuk melihat hewan yang bulat dan lucu tersebut.

Saturday, February 24, 2018

Asia Overland. Wat Phrathat Doi Suthep, Kuil Tersuci dan Tersakral di Chiang Mai.




Doi Suthep, Kuil Tersuci dan Tersakral di kota Chiang Mai Thailand
Di pagi hari berikutnya Yayan pamit untuk pulang, setelah dua minggu berjalan bersama berbagi suka dan duka dari Malaysia ke Cambodia hingga ke Thailand membuat perpisahan ini cukup mengharukan untukku. Menyusul Novel yang juga akan segera berpisah untuk kembali ke Bangkok pada sore hari ini, kini aku akan mulai melanjutkan perjalananku seorang diri.
Masih berbekal peta yang diberikan Pak Jojo dengan menyewa sepeda motor yang sama, aku mulai menjelajah kota yang di juluki 'Rose of the North' yang terkenal dengan keindahan kuil-kuilnya. Karena begitu banyaknya kuil yang ada di kota tua ini, banyak juga yang mengatakan Chiang Mai adalah kota seribu kuil walaupun kota ini diperkirakan hanya memiliki 300 kuil Buddha dengan ciri khas yang berbeda-beda. Di antara kuil-kuil tersebut, Wat Phrathat Doi Suthep merupakan kuil yang paling populer di kota Chiang Mai yang kini menjadi tujuanku hari ini. 

Asia Overland. Menjelajah Doi Inthanon, Titik Tertinggi di Negeri Thailand

Keindahan 2 Chedi Doi Inthanon di Thailand
“Hari ini kita rencana kemana Her?” Tanya Yayan yang tengah mengaitkan kancing kemeja panjang flannel nya yang berwarna biru.
“Belum tau Yan enaknya kemana, yang gw tau cuma ada kuil Doi Suthep. Nanti dibawah kita bisa minta peta sama rekomendasi tempat yang bagus untuk dikunjungi ke Pak Jojo.” Jawabku ke Yayan yang sudah berpakaian rapih dan sudah siap untuk berpetualang.
“Terus, kita naik apa Bang Her?” Tanya Novel yang juga sudah rapih mengenakan kaos berwarna kuning.
“Rencananya kita sewa motor aja, bisa pesan lewat penginapan ini aja.” Jawabku kepada Novel.
Di hari kedua di Chiang Mai kami belum tau mau menjelajah tempat yang mana terlebih dahulu, namun yang pasti semalam teman seperjalanan kami Mr. Branco & Mrs. Dione telah berpamitan dengan kami karena mereka hendak pergi ke kota lain yaitu Pai yang lokasinya dekat dengan perbatasan Myanmar.

Saturday, February 17, 2018

Asia Overland. Dari Houay Xai Laos Menuju Chiang Mai Thailand


Pertunjukan Seni di Tembok Merah kota Chiang mai, Thailand


            Setelah menjelajah Houay Xai di Laos dan Chiang Khong di Thailand kami berencana untuk berkunjung ke kota Chiang Mai, kota terbesar kedua di Thailand setelah Bangkok. Perjalanan dari Chiang Khong menuju Chiang Mai dapat ditempuh selama 5 jam perjalanan. Dalam perjalanan ini kami bertemu dengan sepasang backpacker dari Meksiko yang sama-sama memiliki tujuan ke Chiang Mai. Namanya Mr. Branco & Mrs. Dione, mereka sedang berpetualang selama enam bulan ke negara Asia dimana dalam satu bulan di antaranya mereka akan menjelajah Indonesia dari kota Medan.
Sepanjang perjalanan menuju Chiang Mai, kami membicarakan Indonesia karena mereka belum mengetahui kota mana saja yang akan mereka jelajahi, yang mereka tahu Indonesia itu negara yang besar dan indah yang harus dikunjungi, itulah kenapa khusus Indonesia mereka meluangkan waktu minimal satu bulan. Walau demikian mereka pun menyadari satu bulan bukanlah waktu yang lama untuk dapat menjelajah Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 gugusan pulau, itulah mengapa mereka memiliki rencana untuk menambah lama tinggal pada visa mereka setibanya di Indonesia.

Friday, February 16, 2018

Asia Overland, Houay Xai sebuah kota kecil di Perbatasan Laos dan Thailand



Suasana kota kecil Houay Xai di Laos

Seperti halnya perjalanan hidup ada baiknya kita tidak terlalu sering menatap ke belakang. Senantiasa lihatlah ke depan dan tentukan akan kemana arah perjalanan kita. Karena saat kita menatap ke belakang sesungguhnya kita telah tertinggal dengan orang-orang yang terus melangkah maju ke depan. Hidup itu sederhana, asal kita tidak bersikeras untuk menjadikannya rumit. Sesederhana aliran sungai yang mengalir dari hulu ke hilir tempat dimana semuanya bermuara. Jika mau bercermin pada kehidupan, lihatlah pada sungai Mekong itu. Jangan pernah berbalik arah, teruslah melangkah maju.
Daratan di seberang sungai Mekong ini adalah kota kecil Huay Xai yang masuk Teritorial negara Laos tepatnya provinsi Bokeo. Dengan perahu kayu itulah kami menyebrang dari kota Chiang Khong Thailand menuju Negeri terkurung Laos. Kami cukup beruntung masih dapat menikmati sensasi pengalaman menyebrang perbatasan negara Thailand dan Laos melalui sungai Mekong ini, karena kini dengan telah dibukanya jembatan Thai-Lao Friendship Bridge baru perlintasan kedua negara ini telah dialihkan ke jembatan tersebut.

Wednesday, February 14, 2018

Asia Overland, Hitchiking ke Chiang Saen, Naik Songtheaw ke Chiang Khong Thailand


Mobil yang memberi tumpangan kepada kami dari kawasan Golden Triangle ke Chiang Saen

Tepat di depan House of Opium kami harus berpisah dengan 2 teman seperjalanan kami yaitu July dan Natalie karena mereka hendak menginap di kawasan ini, sedangkan kami berencana untuk melanjutkan perjalanan kami ke kota kecil Chiang Khong yaitu tempat perbatasan Thailand Utara dengan Negara Laos. Perjumpaan kami dengan July dan Natalie terbilang singkat, namun kebersamaan yang kami lalui bersama tentunya akan menjadi pengalaman yang berkesan.
Sebagian besar orang yang traveling ke kawasan The Golden Triangle di Thailand Utara umumnya mengikuti paket wisata yang ditawarkan travel agent lokal baik dari kota Chiang Mai maupun Chiang Rai. Namun sayangnya bujet kami tidak cukup untuk saat itu sehingga membuat kami memilih untuk ngecer menggunakan transportasi umum dari kota Chiang Rai ke Chiang Saen kemudian menyusuri sungai Mekong dengan perahu kayu menuju Pulau Donsao dan berakhir di kawasan The Golden Triangle.

Friday, February 9, 2018

Asia Overland, Menjejak House of Opium dan Cerita Kejayaannya di Segitiga Emas Thailand


Mengabadikan momen di House of Opium, Thailand
Dari sisi negara Thailand kawasan The Golden Triangle ini telah disulap menjadi atraksi wisata. Namun tahukah kamu kalau di The Golden Triangle kawasan segi tiga emas antara negara Thailand, Myanmar dan Laos hingga kini memiliki sejarah perdagangan narkotika jenis opium yang kelam? Kawasan The Golden Triangle ini merupakan pusat geografis dari Sub-wilayah Besar Mekong di aliran sungai Mekong yang mengalir dari negara China dan berhilir di Cambodia dan Vietnam. Sejak dahulu sungai ini begitu strategis sebagai jalur perdagangan internasional salah satunya menjadi pusat pedagangan opium terbesar di dunia.
Semua berawal dari seorang Jendral bernama Khun Sa yang dikenal sebagai penguasa opium yang menguasai wilayah pegunungan utara Thailand sekitar tahun 1963 mengarahkan masyarakat disini untuk menanam opium. Opium berasal dari candu bunga yang tumbuh subur di daerah dataran tinggi yang penyebarannya dari Afganistan ke Daratan China dan masuk ke wilayah Myanmar dan Thailand.

Thursday, February 8, 2018

Asia Overland, Pulau Don Sao dan Minuman Ekstrem Bernama Lao Beer, Berani Coba?


Lao Beer, minuman ekstrem yang entah seperti apa rasanya

Setelah beberapa menit menyusuri sungai, mesin perahu dimatikan. Perahu melaju dengan sendiri dari sisa gaya dari dorongan mesin dan berlabuh ke merapat ke sebuah pulau kecil yang termasuk kawasan Zona Economic Exclusive sesuai tata hukum perbatasan internasional bernama Don Sao. Dari atas kapal kami melompat ke dermaga yang terbuat dari kayu dan drum yang mengapung.
Zona Economic Exclusive Pulau Don Sao ini masuk dalam teritorial negara Laos. Untuk masuk ke pulau ini tidak diperlukan visa maupun keluar masuk imigrasi negara Laos. Tidak ada juga kantor imigrasi yang mengecek paspor setiap pengujung yang datang ke tempat ini. Pulau ini dibuat untuk menarik minat wisatawan dari sisi Thailand untuk berkunjung ke negara Laos. Begitu juga dengan Thailand pulau Don Sao ini dijadikan salah satu daya tarik wisata The Golden Triangle yang banyak ditawarkan di agen perjalanan setempat.
Sir, Mam. Come here!, you can try our welcome drink.” 

Sunday, February 4, 2018

Asia Overland, Menjelajah Segitiga Emas (The Golden Triangle) di Thailand, Myanmar dan Laos

Chiang Saen, gerbang masuk menuju kawasan Segitiga Emas


“Kita tidak pernah tahu tentang takdir sebuah pertemuan, jadi selalu bersikap ramah dan tersenyumlah setiap saat dalam perjalananmu." Seperti halnya pertemuan kami dengan July & Natalie, dua backpacker asal Germany yang bertemu saat perjalanan dari kota Chiang Rai menuju Chiang Saen. Karena memiliki tujuan yang sama yaitu Golden Triangle akhirnya kami saling berkenalan dan menjelajah kawasan segitiga emas dan Don Sao Laos bersama'. Selain bisa menambah teman juga bisa mempromosikan keindahan negeri Indonesia kepada orang asing dimana belum semua orang asing tahu akan potensi wisata negeri kita. Ini serius, bahkan mereka berdua tidak memasukan Indonesia dalam perjalanan trip ke Asean kali ini. Tapi setelah 'diracuni' kami, mereka pun mengatakan sangat tertarik dan suatu saat akan berkunjung ke Indonesia juga.

Kala itu hari sudah mulai siang ketika minivan yang kami tumpangi telah berhenti di sebuah pasar kecil yang ternyata merupakan akhir perjalanan kami dari kota. Tak seperti yang aku bayangkan sebelumnya, minivan ini hanya mengantarkan sampai persimpangan Distrik Chiang Saen tidak sampai titik segitiga emas Golden Triangle. Begitu turun, beberapa tuk-tuk langsung menawarkan jasa mereka untuk mengantarkan kami ke Tung Luang Chalerm Phrakiat dan Golden Triangle Park Transit Point yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari tempat persimpangan kawasan segi tiga emas itu berada. Sebelum memutuskan naik apa ke kawasan segi tiga emas itu, kami sepakat berjalan beberapa meter kearah tepian Sungai Mekong untuk menikmati pemandangan sungai ini sejenak.

30 Tips & Panduan Jalan-Jalan Liburan Pertama Kali ke Chiang Rai, Thailand


Suku Kahwi/Karen yang tinggal di Perkampungan di Provinsi Chiang Rai, Thailand

Ada dua destinasi populer di Thailand Utara yang patut kamu kunjungi yaitu kota Chiang Mai yang memiliki julukan 'Rose of the North' dan kenal juga dengan kota seribu kuil karena begitu banyaknya kuil yang ada di kota tua ini serta satu lagi yaitu kota Chiang Rai yang memiliki beberapa destinasi wisata budaya seperti perkampungan suku pedalaman Karen/Lahwi yang berleher panjang, White Temple yang mempesona serta kawasan segitiga emas (The golden triangle) yang berbatasan langsung antara Thailand, Myanmar dan Laos.
Untuk artikel kali ini kami ingin sharing tips dan panduan Jalan Jalan Liburan ke Chiang Rai khususnya bagi kamu yang pergi tanpa travel agent. Semoga tips dan panduan yang dapat saya berikan dapat membuat  liburan kamu menjadi lebih menyenangkan dan terencana mulai dari mendarat di Chiang Rai hingga hendak terbang keluar dari Thailand.

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.