Friday, December 29, 2017

20 Tips dan Panduan Lengkap Belanja & Kuliner di Chatuchak Weekend Market di Bangkok, Thailand


Chatuchak Weekend Market di Bangkok, Thailand

Ketika bunga-bunga mulai bermekaran di negara-negara Indochina, suasana di sekitar Pasar Chatuchak Bangkok pun serasa di Seoul. Bedanya cuaca di kota Bangkok ini tropis, tidak dingin khas musim semi. Gerah!. Rasanya itulah kesan pertama yang kami lihat ketika berkunjung ke pasar tradisional terbesar dan terpopuler di ibu kota Thailand ini. Apabila kamu naik kereta skytrain (BTS) maka stasiun kereta terdekat dengan pasar Chatuchak ini berdekatan dengan Chatuchak Park. Jika kamu beruntung yaitu datang ketika sederetan pohon-pohon besar di sekitar taman ini sedang berbunga maka percayalah bahwa kamupun akan merasakan hal yang sama, seperti di negara-negara yang sedang musim semi.
Namun di artikel kali ini kami tidak membahas lebih detail tentang pohon-pohon yang bebunga tersebut, melainkan akan memberikan tips serta panduan yang bisa kamu jadi referensi ketika kamu hendak mengunjungi dan berbelanja di pasar Chatuchak Weekend market ini. Sebagai informasi pasar ini salah satu surga belanja yang ada di kota Bangkok. Banyak yang borong oleh-oleh di pasar ini. Banyak juga penjual online shop yang supply barang dari pasar ini. Banyak juga jastip-jastipan (jasa titip) barang-barang yang dibeli di pasar ini. Harganya yang murah terkadang membuat lupa diri tiba-tiba sudah belanja banyak aja. Apapun alasan kamu ke pasar ini, catat 10 Tips berikut agar wisata belanja kamu di kota Bangkok khususnya di pasar ini menjadi lebih menyenangkan.

15 Tips dan Panduan Ke Husky Café True Love @ Neverland, Tempat Bermain Bersama Anjing Siberian Husky di Bangkok, Thailand



Bermain dengan Siberian Husky di True Love Cafe @ Neverland, Bangkok

This Husky Cafe Is Probably The Cutest Place In Bangkok at TrueLove @ Neverland. Kabarnya husky cafe ini satu-satunya nya di kota Bangkok dan bahkan satu-satunya di dunia. Pas kami lagi traveling ke Bangkok kami sempatkan untuk mampir ke café yang unik ini. Sebuah tempat makan yang bisa dibilang memiliki konsep yang menarik dimana kita bisa nongkrong di café sembari berinteraksi secara langsung dengan anjing husky yang lucu dan menggemaskan. Kabarnya anjing husky ini berasal dari Siberian, salah satu tempat impian yang sudah masuk dalam bucket list untuk kami dikunjungi suatu saat nanti.
Let me tell you the story, sejujurnya aku punya sedikit phobia sama anjing, khususnya yang besar-besar seperti ukuran kambing. Semua berawal dari pas SD (Sekolah Dasar) di jam pelajaran olahraga semua murid diwajibkan lari mengelilingi luar bangunan sekolah. Karena lokasi sekolah berada di daerah perumahan dan beberapa rumah ada anjingnya di suatu hari anjingnya tidak hanya mengonggong dari balik pagar, tetapi ikut lari mengejar dimana naluri anjing akan lari kalau  melihat orang lari. Mitos untuk 'pura-pura' duduk sambil pegang batu supaya ngga dikejar anjing ngga berlaku dikejadian seperti ini, yang ada aku lari semakin kencang dan anjingpun lari mengejar semakin cepat. Akupun menjerit ketakutan. Sejak itu aku tidak terlalu suka anjing besar dan ngeri kalau disamperin oleh binatang anjing.

5 Pilihan Taman di Jakarta yang Instagrammable



 Taman Suropati Menteng, Jakarta Pusat

    Jakarta adalah kota dengan segudang keunikan yang membuatnya berbeda dari kota-kota lain di Indonesia. Dinamika kehidupannya diwarnai oleh gedung-gedung pencakar langit dan lalu lintas yang serba padat. Selain itu, banyaknya masyarakat dari berbagai etnis yang tinggal di kota ini menjadikan Jakarta sebagai salah satu melting pot Indonesia.
    Namun, terlepas dari kehidupan yang sibuk dan serba cepat, Jakarta juga menawarkan surga kecil bagi siapa pun yang ingin menikmati ketenangan di tengah-tengah keramaian. Surga kecil ini hadir dalam bentuk taman-taman kota yang unik, cantik, dan rindang.

Monday, December 25, 2017

10 Tips dan Panduan Ke Asiatique The Riverfront, Tempat Wisata Zaman Now di Bangkok, Thailand



Asiatique the Riverfront di Bangkok, Thailand
            Wisata di kota Bangkok selain Chocolate Ville ada sebuah tempat lain yang masih populer dan semakin ramai dikunjungi parawisatawan yaitu Asiatique the Riverfront. Tempat ini memiliki konsep sebuah mall terbuka yang mengkombinasi mall dengan pasar malam serta beberapa atraksi wisata dengan salah satu ikonnya adalah kincir raksasa yang menjadi magnet kuat untuk menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini.
Mal terbuka yang berlokasi di tepi Sungao Chao Praya dan Charoen Krung Road Bangkok ini memiliki ribuan toko dan outlet, mulai dari kerajinan lokal hingga outlet yang menjual barang branded. Mulai dari kuliner pinggir jalan hingga restoran mewah yang menyajikan beragam menu hidangan. Mulai dari tempat bermain anak hingga spot foto yang instagramable. Apabila kamu sedang ke Bangkok dan hendak ke tempat ini, catat 10 tips dan rekomendasi kami mengenai Asiatique The Riverfront sebagai referensi.

10 Tips dan Panduan Ke Chocolate Ville, Tempat Nongkrong Zaman Now di Bangkok, Thailand


Chocolate Ville di Bangkok di waktu senja, Thailand

Ada sebuah tempat wisata yang semakin populer dan asik buat nongkrong anak-anak zaman now yang letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Bangkok Thailand. Tempatnya asik buat foto-foto karena banyak spot keren yang instagramable dan cocok juga buat liburan keluarga karena bisa ngajak bermain anak dan keluarga di tempat ini. Tempatnya pun romantis cocok untuk pasangan maupun foto prewedding.
Di tempat ini adalah sebuah café atau sekumpulan restoran yang memiliki area yang cukup luas dengan tema negara Eropa, konsepnya yaitu Dining in the park. Keunikannya tempat ini memiliki banyak bangunan menarik berarsitektur Eropa mulai dari bangunan restoran, kincir angin, jembatan batu, taman bunga, kolam yang dihuni angsa putih dan angsa hitam, mercusuar yang indah di tepi danau serta beberapa spot yang dilengkapi dengan berbagai property menarik untuk berfoto. Apabila kamu sedang ke Bangkok dan hendak ke tempat ini, catat 10 tips dan rekomendasi kami mengenai Chocolate Ville sebagai referensi.

35 Tips & Panduan Jalan-Jalan Liburan Pertama Kali ke Bangkok Thailand


Grand Palace dan Wat Phra Kaew di Bangkok, Thailand
 Ada banyak destinasi populer di Thailand yang mendunia diataranya Phuket, Krabi, Suratthani, Chiang Mai, Chiang Rai, Pai, Ayyutaya dan tentu sahja ibukotanya Bangkok. Untuk artikel kali ini kami mau sharing tips dan panduan jalan-jalan liburan ke Bangkok khususnya bagi kamu yang hendak pertama kali ke kota ini.
Di Ibu kota Thailand selain menjadi surga berbelanja dan wisata kuliner juga terkenal dengan ratusan candi yang menawan yang patut untuk dikunjungi. Hal itulah yang menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke kota Bangkok di Thailand. Semua itu ditambah lagi dengan biaya hidup yang murah dan cocok untuk para wisatawan yang berbudget terbatas.
Berikut kami sharing tips dan panduan Jalan Jalan Liburan ke Bangkok khususnya bagi kamu yang pergi tanpa travel agent. Semoga tips dan panduan yang dapat saya berikan dapat membuat  liburan kamu menjadi lebih menyenangkan dan terencana mulai dari mendarat di Bangkok hingga hendak terbang keluar dari Thailand.

Sunday, December 24, 2017

Asia Overland, Kesempatan kedua di Grand Palace Bangkok, Thailand

Wat Phra Kaew dan Grand Palace di Bangkok, Thailand

Masih kukuh terpatri dalam ingatanku pertama kali nekat backpacking jalur darat dari Singapura hingga Thailand, sesampainya di Bangkok Thailand budget sudah sangat minim. Hasilnya? ketika sampai di depan Grand Palace hanya bisa memandang bangunan megah ini dari luar pintu gerbang saja karena harga tiket masuk untuk ke komplek istana raja Thailand ini cukup mahal yaitu 500 Bath. Dengan jumlah uang sebesar itu setara dengan budget makan dan transport kami untuk keliling kota Bangkok untuk 2 hari. Tapi rekan perjalanan ku saat itu Bang Coy meyakinkan aku untuk melewatkan tempat ini dan harus berani bermimpi suatu saat akan kembali ke Thailand sekaligus melanjutkan perjalanan menjelajah negara Asia yang lain.
Dan benar saja 2 tahun kemudian ketika aku melanjutkan pengembaraan menjelajah Asia Tenggara hingga Dataran China akhirnya terwujud juga untuk bisa masuk dan melihat lebih dekat kemegahan Grand Palace ini.

Asia Overland, Masjid Chakrabongse, Sungai Chao Phraya dan Candi-Candi di Bangkok


Wat Arum, Salah Satu Candi Paling Populer di Bangkok, Thailand

Telepon genggamku bergetar dan memberikan sebuah notifikasi, bukan kerana alarm yang ku setting melainkan karena sebuah pesan singkat yang masuk dari teman saya yang baru tiba di Bangkok subuh itu. Beberapa hari sebelumnya aku memang sudah merencanakan dengan beberapa teman lama yaitu Ade, Umi dan Nisa yang kebetulan jadwalnya sama sedang berada di Bangkok. Kami merencanakan untuk berjalan 1 hari bersama di kota ini.
Setelah mencuci muka dan sholat subuh, aku langsung bergegas menuju Khaosan Road tempat dimana kesepakatan kami untuk bertemu. Kala itu waktu sudah menunjukan pukul 5:45, udara di luar masih teras dingin, dan sang suryapun belum tampak menyinari kota Bangkok yang masih gelap. Hingar binger suasana kafe malam telah berganti sunyi, yang kulihat hanya sisa-sisa pemabuk yang masih berada di sepanjang trotoar didepan kafe yang telah tutup. Dan mungkin sebagian dari mereka adalah tunawisma atau memang turis yang tidak bisa pulang karena kondisi mereka yang sudah terlalu mabuk.

Asia Overland, Dari Siem Riep Tiba di Ibu Kota Thailand


Tiba di Kota Bangkok Pada Malam Hari

Setelah melalui perjalanan darat sekitar 12 jam dari kota Siem Riep, akhirnya kami tiba di kota ini Bangkok. Mini van mengantarkan kami sampai ke Jalan Khao San, tempat dimana kawasan backpacker berada. Di tengah keramaian kota Bangkok yang semakin terasa sesak kami berjalan menyusuri sebuah jalan kecil. Suara kendaraan tuk-tuk khas Thailand menderu-deru dengan knalpot yang sudah dimodifikasi ikut meramaikan suasana pada malam ini. Dengan ransel dipunggung kami berempat berjalan menyusuri jalan menyibak kerumunan orang yang berlalu-lalang.
Malam itu Khao San begitu ramai, dan terasa begitu penuh bak lautan manusia karena bulan februari merupakan high season yang membuat kami harus mencari penginapan yang masih ada kamar tersisa, tentunya yang sesuai dengan budget yang kami miliki. Karena hampir semua penginapan penuh dan kami belum melakukan pemesanan sebelumnya, dengan terpaksa kami terus berjalan dari satu jalan ke jalan lain, dari satu lorong, ke lorong lain.

Tuesday, December 19, 2017

Asia Overland, #CrossBorder Menyebrang perbatasan Kamboja ke Thailand


Berjalan melewati pintu perbatasan Kamboja ke Thailand lewat pintu Poipet - Aranyaprathet

 Sulit memiliki teman seperjalanan dengan waktu dan tujuan yang sama tidak menjadi penghambat niat untuk berpetualang, karena Tuhan akan selalu punya cara untuk mempertemukan orang-orang yang memiliki langkah dan irama yang sama, bagaimanapun caranya. Seperti halnya kami yang harus berpisah dengan salah satu rekan seperjalanan di Siem Riep namun di perjalanan selanjutnya saat hendak menyebrang melewati perbatasan Cambodia - Thailand ini saya di pertemukan dua backpacker muda yang sama-sama berasal dari Indonesia. Mereka adalah Nesia dan Tika yang berpetualang di Indochina disela' waktu liburnya saat menjadi pengajar muda. Berjalanlah, Semesta senantiasa akan mempertemukan kita dengan orang-orang baru.
Untuk yang berminat cross border melewati perbatasan dari Cambodia ke Thailand atau sebaliknya, ada 6 perbatasan yang dapat dilalui diantaranya Chong Sa Ngam - Anglong Veng, Chong Jom - O'Smach, Ba Laem - Duan Lem, Ban Pakard - Pailin, Koh Kong - Had Lek dan yang paling populer dikalangan backpacker yaitu lewat Poipet - Aranyaprathet. Dan ini adalah gerbang perbatasan Cambodia di Poipet - Aranyaprathet.

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.