Sunday, August 26, 2012

Mencicipi Semangkok Soto Ledokan Yang Segar di Kartasura



Jika anda melakukan perjalanan darat dari kota Yogyakarta menuju kota Solo umumnya melewati sebuah daerah bernama Kartasura yang merupakan salah satu bagian dari kota satelit bagi kota Solo atau Surakarta. Dipinggir jalan utama tepatnya di Jalan Ahmad Yani diseberang Laris Swalayan terdapat sebuah warung Soto yang kerap ramai dikunjungi baik yang memang berniat untuk makan atau berwisata kuliner yang bernama Soto Ledokan Kartasura.
Warung ini menawarkan menu spesial yaitu soto spesial daging sapi, tetapi bagi anda yang tidak menyediakan soto ayam untuk dipesan. Selain Soto terdapat beberapa menu pelengkap seperti perkedel, tempe dan tahu goreng, sate, kerupuk serta mentho atau sebagian mengatakan namanya jipeng. Untuk minuman yang disediakan terdapat teh panas, es teh manis, jeruk hangat, es jeruk serta beberapa minuman lain.
Menyantap Soto yang segar begitu nikmat sembari menikmati alunan lagu tradisional yang disuguhkan oleh 5 orang musisi jalanan yang memang menetap disana untuk menghibur setiap pengunjung yang datang ke warung ini. Tak seperti pengamen jalanan yang kerap menganggu bahkan sebagian ada yang memaksa di tempat ini mereka sangat sopan. 

Menikmati Lezatnya Semangkuk Bakso Rusuk Palur di Solo



Di Perbatasan Kota Solo dengan Kabupaten Karanganyar tepatnya di Jalan Raya Karanganyar- Tawangmangu Km 7, tak jauh satu sama lain berjejer dua tempat makan Bakso yang tampak selalu ramai dikunjungi orang untuk bersantap semangkuk bakso. Nama tempat tersebut yaitu Bakso Rusuk Palur Resep dan Koki Asli Bu Sadiyem dan Bakso Rusuk Palur “Asli Yang Lama”.
Ada 3 jenis varian menu bakso yang dapat dipesan yaitu bakso polos atau biasa, bakso rusuk serta bakso tetelan. Bagi anda yang suka rusuk rasanya tempat ini merupakan pilihan warung yang tepat. Dalam semangkuk bakso disajikan satu potong rusuk dengan tulangnya yang siap disantap bersama dengan beberapa butir bakso yang renyah dan lezat. Tekstur bakso yang kenyal dengan rasa daging yang begitu mendominasi dilidah membuat setiap pengunjung yang makan disini akan merasakan begitu nikmat rasanya.
Menu lainnya untuk bakso tetelan disajikan semangkuk bakso yang diberikan beberapa suir tetelan dan gading yang diiris tipis. Kelembutan dan empuknya daging ketika dikunyah menambah kenikmatan saat menyantap menu ini.

Sensasi Berlibur di Kampoeng Wisata Tabek Indah Lampung



Satu lagi tempat wisata yang terletak didekat pusat kota Bandar Lampung selain Lembah Hijau yaitu Kampoeng Wisata Tabek Indah.  Tempat wisata yang berlokasi di kecamatan Natar Lampung Selatan ini memiliki fasilitas arena permainan seperti waterboom, outbound, flying fox, kolam pemancingan serta memiliki cottages yang memiliki fasilitas yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan pengujung atau pendatang yang ingin berwisata ditempat ini.
Kampoeng Wisata Tabek Indah diresmikan oleh Bupati Lampung Selatan Zulkifli Anwar pada tanggal 27 April 2006 Silam, hingga kini fasilitas didalamnya terus dikembangkan untuk memanjakan setiap pengunjung yang datang ketempat ini diataranya pada Waterboom dilengkapi  kolam renang dengan fasilitas seluncuran dan kolam air terjun. Untuk fasilitas petualangannya terdapat arena permainan untuk beradu ketangkasan dan kekompakan team yaitu permainan air soft gun.
Untuk outboundnya terdapat permainan seperti flying fox, burma bridge, elvis walk spider web dan beberapa permainan lainnya dimana umumnya cocok dilakukan untuk family gathering atau team building suatu perusahaan untuk mengembangkan kekompakan dan kebersamaan dengan management dan instruktur yang professional. Terdapat juga taman bermain untuk buah hati anda pada adventure play garden yang cukup luas untuk mengembangkan daya kreatifitas anak dengan beberapa permainan anak yang ada.

Mengunjungi Lembah Hijau di Kota Bandar Lampung



Tak jauh dari pusat kota Bandar Lampung terdapat sebuah tempat wisata yang favorit dikunjungi oleh kalangan keluarga untuk berekreasi dengan anak-anak terlebih lagi diwaktu akhir pekan atau liburan sekolah. Dengan memiliki fasilitas taman rekreasi untuk permainan petualangan outbound, kebun binatang yang memiliki beberapa jenis satwa didalamnya, serta waterboom yang memiliki menara spiral panjang dengan ketinggian 13 meter dan tinggi 60 meter  lengkap dengan permainan air seperti ledakan air dan percikan air membuat Lembah Hijau memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.
Tempat wisata yang berlokasi di Jalan Radin Imba Kesuma Ratu, Kampung Suka Jadi, Bandar Lampung ini berdiri diatas lahan seluas 30 hektar yang terletak di daerah perbukitan dengan sebuah lembah yang ditumbuhi rindangnya pepohonan yang menghampar luas menghijau. Hal tersebut tentunya sangat cocok dengan pemberian nama pada tempat wisata ini yaitu Lembah Hijau.
Dengan harga tiket masuk yang cukup terjangkau berkisar sepuluh ribu rupiah, ditambah lagi pengelola terus mengembangkan fasilitas wisata didalamnya dengan penambahan wahana-wahana baru diantaranya kereta mini, theater 4 dimensi, rumah hantu, komedi putar serta kolam ikan koi membuat Lembah Hijau semakin popular bagi masyakat Lampung dan sekitaranya untuk berlibur.

Wednesday, August 15, 2012

Mengunjungi Rumah Si Lumba-Lumba di Teluk Kiluan Lampung


 

Lampung Part III
Di suatu pagi tepat tanggal 1 Januari 2010 semburat cahaya matahari pagi yang kian meninggi mulai merekah di ufuk timur, sinarnya mulai memasuki celah-celah jendela kosan yang dibiarkan terbuka lebar semenjak semalam. Maklum, dengan ukuran kosan yang kecil yang dijejali puluhan orang membuat jendela dan pintu sengaja terbuka agar ada sirkulasi udara dan tidak terasa panas.
Cahaya matahari ini seperti menamparku untuk bangun karena begitu menyilaukan mata. Mungkin karena kemarin terlalu lelah saat keliling kota Lampung dengan motor dan merayakan pergantian tahun di Bundaran Gajah membuat kami semua bangun kesiangan. Satu persatu temanku yang tidur berjejer  bak “ikan asin” dijemur mulai beranjak bangun dari alas tikar sambil menunggu gilirannya untuk mandi dan bersih-bersih. Perasaan begitu excited untuk segera menuju habitat asli lumba-lumba hidup di Teluk Kiluan, Samudera Hindia.
Diawal-awal mencari informasi mengenai tempat ini, belum banyak yang mengetahui Teluk Kiluan ini, umumnya orang-orang yang memiliki hobi memancing yang tahu benar mengenai lokasinya. Bahkan teman-temanku yang di Lampung pun tidak mengetahui keberadaan surga tersembunyi ini. Teluk Kiluan dapat dicapai dari kota Bandar Lampung dengan jarak kurang lebih 80 km yang terletak di kecamatan Kelumbayan Tanggamus, Lampung Selatan tepatnya berada di wilayah Teluk Semaka yang sebagian besar memiliki daerah berupa pesisir pantai hingga perbukitan.

Merasakan Pergantian Tahun di Kota Bandar Lampung


Lampung Part II

Tahun baru selalu diidentikan dengan sebuah harapan baru untuk meraih sesuatu yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Harapan untuk menyongsong suatu perubahan yang diharapkan terjadi dimasa depan nanti. Setiap menjelang tutup tahun, tak jarang banyak orang yang akan menulis resolusi sesuatu yang ingin dicapai serta mereview kembali pencapaian yang telah dilewati setahun kebelakang dengan berjalannya waktu yang dilalui.
Bagiku, tak pernah terpikirkan sebelumnya ada resolusi untuk menjelajahi tanah Sumatera dipergantian tahun ini. Karena aku berpikir jangankan pulau Sumatera, pulau Jawa saja masih banyak tempat-tempat tersembunyi untuk dijelajahi. Banyak orang yang berbondong-bondong pergi mengunjungi ketempat yang jauh, tetapi kota sendiri yang ditinggali belum dijelajahi. Terbesit dalam pikiranku, kadang kita perlu menjadi seorang wisatawan dan menjelajahi kota sendiri atau kota-kota disekitar kita sehingga kita dapat lebih mengenal lebih jauh.
Menginjakan kaki pertama di tanah Sumatera ini, setidaknya menjadi awal untuk mengenal lebih jauh negeri ku Indonesia, sebagai bagian dari sebuah rumah yang utuh. Sebuah negeri yang konon begitu dikagumi karena memiliki tanah yang subur dan keindahan yang tiada tara, semuanya ada di negeri ini. Tak heran dari jaman dulu banyak sang pelaut ulung dari negeri seberang datang jauh-jauh untuk mengunjungi negeri kita tercinta Indonesia.

Jejak Kaki Pertamaku di Tanah Sumatera, Kota Bandar Lampung



Lampung Part I

Sudah lebih dari 20 tahun usiaku, namun belum pernah sekalipun kaki ini sempat berpijak ke tanah Sumatera di seberang pulau itu. Besar dan tumbuh di pulau Jawa membuatku lebih banyak melakukan perjalanan di kota-kota pulau Jawa saja. Rasanya tanah itu begitu asing dalam benak pikiranku, entah karena diseberang pulau yang berbeda dan tentu saja akan ada perbedaan budaya adat istiadat pula tentunya.
Trrrrr Trrrr.. Telepon genggamku bergetar, ada sebuah pesan singkat yang masuk rupanya diwaktu menjelang akhir tahun 2009 ini. Ku lihat layar dan pesan tersebut ternyata dari Farah salah satu adik kelas ku di kampus dulu dan juga rekan kerja saat menjadi asisten di laboratorium teknik. Perlahan ku baca dengan seksama isi pesan singkat tersebut yang menanyakan kabar dan wacana untuk reuni teman-teman alumni lab sambil travelling bersama.
Dikarenakan kesibukan masing-masing membuat kami lama tak bersua, seingatku terakhir kami berjalan bersama ketika melakukan touring ke Cibodas dan air terjun Cibereum serta perjalanan ke kota kembang menuju Tangkuban Perahu dan Maribaya melalui jalur Puncak. Singkat kata akhirnya berdasarkan diskusi dengan teman yang lain kami memutuskan untuk pergi ke Lampung, mengingat kami memiliki teman yang sedang bekerja disana, hitung-hitung kami bisa irit biaya penginapan selama disana. 

Wednesday, August 8, 2012

Melakukan Travelling di Bulan Ramadhan? Kenapa tidak.

 

     Dalam bulan Ramadhan, umumnya banyak orang yang enggan untuk melakukan travelling keluar kota. Ada berbagai alasan diantaranya dikarenakan sedang berpuasa sehingga kondisi tubuh kurang berenergi atau bisa juga karena penuhnya jadwal diakhir pekan untuk bersilahturahmi seperti agenda buka puasa bersama. Bisa dikatakan dibulan yang penuh berkah dan rahmat ini banyak yang awalnya tali silahturahmi mulai regang dikarenakan kesibukan masing-masing sehingga jarang bertemu, mulai dipersatukan kembali dengan event-event berbuka puasa bersama. Tetapi jika sedang tidak ada jadwal untuk mengisi akhir pekannya, kenapa tidak memanfaatkannya untuk travelling ke kota lain?.
Jika kuputar waktu dan mengingat beberapa bagian dari perjalanan hidupku, dalam beberapa tahun terakhir ini aku melalui bulan puasa dari tahun ke tahunnya selalu diluar kota yang membuat diriku berkesempatan untuk merasakan atmosphere ramadhan di kota yang berbeda-beda secara lebih dekat. Hal ini dikarenakan pekerjaanku yang berbasis project dilapangan membuat tempat kerjaku bisa dikatakan nomaden.
Banyak hal dan pengalaman yang aku peroleh selama berpuasa di kota lain, senangnya mungkin tak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk merasakan suasana ramadhan di kota lain, disisi lain terkadang merasa sedih ketika hanya beberapa akhir pekan saja dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kota asal yaitu Jakarta.

Friday, July 20, 2012

Tips Memilih Kamera Untuk Traveling Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Kamu


Tentunya kita semua sependapat dengan kalimat ini, “Dalam sebuah foto bermakna sejuta kenangan dan sebuah sejarah”.  Suatu saat nanti disaat anda melihatnya kembali koleksi foto yang kamu miliki, seakan akan membawa kamu kembali ke masa lalu dan  bernostalgia ke masa itu. Foto yang bagus akan menggambarkan lebih banyak kata kata dan sejuta makna didalamnya, yang tentu saja foto tersebut memiliki suatu cerita dan kenangan dibalik sebuah foto itu.
Ada juga pendapat Stephen K. Malshuk  yang mengemukanan opininya mengenai sebuah foto sebagai berikut: “A picture is worth a thousand words.” “Brevity is the soul of wit.” Trying to keep those two maxims in mind. Things always seem to clash. These portraits illustrate why I normally like photographing landscapes. No two-way conversation is necessary. Once I see what I like the most about their personality, I point and shoot. For most portraits, it is necessary to talk to the subject to develop the most cursory of relationships prior to pushing the button to expose the subject’s personality. Here the subjects only needed to wordlessly talk to me and I not to them.
Ya, begitu bermaknanya sebuah photo yang telah dibuat. Bagiku biasanya sebuah foto semakin bernilai ketika sudah melewati masa waktu yang lama semisal bertahun-tahun yang lalu, jadi ketika kembali melihat foto tersebut seakan-akan terputar kembali kenangan dan kejadian pada saat itu yang mungkin sempat terlupa dalam benak pikiran kita sebelumnya. Priceless!

Friday, July 13, 2012

Merasakan Atmosphere Stadion Anfield di Stevie G Hotel, Bandung


      
      Steve Gerrard Gerrard, He'll pass the ball 40 yards. He's big and he's F*ckin hard. Steve Gerrard Gerrard. Ini adalah sepenggal lirik dari chants Steven Gerrard salah satu pemain sepakbola yang berasal dari Liverpool FC. Bagi Penggemar salah satu klub terbesar di Inggris dan Eropa ini, rasanya semuanya pasti kenal dengan Steven Gerrard yang merupakan pemain yang sudah menjadi legenda dan pemain kesayangan The Kop, Liverpudlian.
Hal inilah yang menjadi inspirasi Maja House Group dan pemiliknya yang merupakan salah satu fans fanatik dari klub Liverpool  FC  untuk memberikan nama Hotel tersebut dengan nama Stevie G Hotel. Pemberian nama tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Steven Gerrard yang merupakan pemain bintang yang dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik yang dipercaya menjadi captain baik di team Liverpool FC maupun di Timnas negaranya Inggris.
Hotel bintang tiga yang terletak di daerah Setiabudi Bandung tepatnya di jalan Sersan Bajuri 72 ini merupakan hotel boutique yang memiliki desain kamar yang berbeda-beda dalam setiap ruangannya yang dilengkapi dengan balkon pribadi yang menyajikan pemandangan lembah dan kota Bandung yang indah. 

Thursday, July 12, 2012

Serunya Bermain Banana Boat di Pulau Untung Jawa


Dengan semakin berkembangnya pariwisata di pulau Pramuka dan pulau Tidung, kini pulau Untung Jawa pun ikut berbenah meningkatkan fasilitas dan sarana yang ada sehingga kini pulau ini tak hanya sekedar sebagai pulau transit saja. Sebagai salah satu pulau dengan jarak terdekat dengan kota Jakarta dan Tangerang, pulau ini memiliki kelebihan yaitu akses yang mudah serta jarak tempuh yang lebih cepat sehingga bagi anda yang tidak memiliki waktu lebih tetapi ingin berlibur di pulau dengan pantai yang bersih dan laut yang biru, Untung Jawa adalah jawabannya.
Awalnya pulau ini hanyalah pulau kecil yang hanya ditinggali oleh penduduk yang umumnya berprofesi sebagai nelayan. Kini dengan semakin terkenalnya Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata serta kemudahan akses penyebrangan ke pulau seribu membuat pariwisata dipulau ini juga berkembang pesat.
Untung Jawa selain memiliki taman konservasi bakau yang terawat, pulau ini juga dikenal sebagai tempat yang asyik untuk berakhir pekan untuk melepas penat sambil menikmati makanan laut yang segar di pinggir pantai dengan beralas tikar atau di pendopo yang ada. Selain itu kini Pulau Untung Jawa telah dilengkapi dengan beberapa permainan air yang dapat menambah liburan anda menjadi lebih menyenangkan diantaranya penyewaan ban untuk berenang dipinggir pantai,  serta permainan banana boat yang kian digemari oleh para wisatawan.

Wednesday, July 11, 2012

Mutiara Indah di Laut Jawa, Kepulauan Karimun Jawa



Keindahan Kepulauan Karimun Jawa selalu memberikan kesan bagi setiap orang yang mengunjunginya, birunya langit, jernihnya air laut, putihnya pasir, serta ribuan ikan yang beraneka ragam dan warna menghiasai disebagian besar terumbu karang yang cantik dan masih relatif terjaga kelestariannya dengan baik.
Kawasan ini telah ditetapkan sebagai Taman nasional yang dilindungi dengan luas daratan sekitar 7120 Hektar dengan pulau berjumlah 27 dengan pulau utama dengan penduduk terbesar yaitu Karimun Jawa. Ada beberapa pulau lain yang berpenghuni diantaranya Pulau Parang, Pulau Kemujan, Pulau Nyamuk dan Pulau Genting
Ada dua gerbang utama untuk menuju pulau ini yaitu melalui kota Semarang dan kota Jepara. Dari kota Semarang untuk mencapai kepulauan Karimun Jawa dapat menuju dermaga dengan menggunakan kapal motor cepat Kartini dengan harga tiket kisaran 110,000 rupiah untuk kelas bisnis dan 135,000 rupiah untuk kelas Eksekutif. Sedangkan untuk yang memiliki budget terbatas, dapat menggunakan kapal ferry KM Muria dengan kelas ekonomi dari dermaga Jepara dengan harga tiket kisaran 30,500 untuk kelas ekonomi dan  60,500 rupiah untuk kelas eksekutif. 

Seruuu! Berenang Bersama Hiu di Karimun Jawa



Pulau yang memiliki julukan Mutiara di Laut Jawa ini memang benar adanya. Pulau Karimun Jawa memiliki keindahan yang begitu memanjakan mata dari setiap pengunjung yang datang kesini. Banyak orang baik wisatawan lokal maupun asing terpesona dengan keindahan alamnya yang masih relatif terjaga ini.
Untuk menjaga kelestarian alamnya, Karimun Jawa telah ditetapkan sebagai Taman Nasional yang dilindungi dengan memiliki pulau berjumlah 27 dan luas daratan sekitar 7120 Hektar. Penduduk terbesar dikepulauan ini yaitu berada di Pulau Karimun Jawa, sedangkan pulau lainnya umumnya berupa pulau kosong untuk konservasi dan beberapa diantaranya dijadikan sebuah resort pribadi.
Keindahan Kepulauan Karimun Jawa dapat dilihat dari keanekaragaman ikan yang berwarna-warni menghiasai disebagian besar terumbu karang yang cantik dan masih relatif terjaga kelestariannya dengan baik.  Pasirnya yang putih, Jernihnya air laut serta pulau-pulau yang indah begitu mempesona.
Untuk menjelajahi kepulauan Karimun Jawa/ Hopping Island dapat dilakukan dengan menyewa perahu nelayan kemudian mengunjungi ke pulau-pulau sekitar karimun jawa yang indah untuk melakukan snorkeling atau diving dibeberapa spot yang bagus. Tentu saja disaat kapal merapat disebuah pulau, anda dapat menikmati pantai dengan pasir putih dan bersih, air laut yang jernih serta terumbu karang yang indah dibibir pulau. 

Sunday, July 1, 2012

Mengejar Matahari di Kepulauan Karimun Jawa




Rasanya tak akan pernah sama melihat matahari yang akan terbit maupun terbenam. Jangankan ditempat yang berbeda dipenjuru dunia, di tempat yang sama pun akan selalu berbeda. Suasananya begitu magis dan bagiku itu penuh dengan filosofi kehidupan. Dalam setiap perjalananku, Aku pasti akan meluangkan waktu ku untuk mengejar matahari, disaat fajar menyingsing bangun lebih awal untuk mengatakan hallo apa kabar, dan disaat senja akan mengatakan sampai jumpa lagi.
Disaat fajar aku belajar tentang arti sebuah kehidupan baru, bersyukur diberinya kehidupan dihari yang baru bagi setiap mahluk hidup yang baru bangun dari lelap tidurnya. Sedangkan untuk senja aku belajar mengenai arti sebuah perpisahan dan akan mengatakan sampai jumpa lagi, semoga esok kita bertemu lagi. Selain itu senja bagiku seperti sebuah harapan untuk kesempatan hari esok yang lebih baik dari hari ini.
Karimun Jawa, salah satu tempat terbaik bagiku untuk mengejar matahari, yang mengajarkan ku akan banyak hal tentang arti sebuah kehidupan, bersyukur dan tentu saja sebuah renungan betapa besarnya yang Maha Esa yang menciptakan alam semesta dengan begitu indah dan besar dimana kita sebagai manusia terasa begitu kecil dihadapanNya. 

Saturday, June 30, 2012

Nikmati Kenyamanan Serasa di Rumah Sendiri di Rumah Teras Bandung


Tempat Menginap di Bandung yang Nyaman Untuk Keluarga Anda
 
Suasana kota Bandung dengan alam pegunungan disekelilingnya dan memiliki hawa udara yang sejuk tentunya cocok sebagai tempat refreshing dan bersantai diakhir pekan atau disaat liburan. Tempat yang sesuai untuk bersantai dengan kerabat dan keluarga tentu saja tempat penginapan yang memiliki suasana kekeluargaan dan nyaman seperti rumah sendiri. Hal tersebutlah yang ditawarkan oleh Rumah Teras yang memiliki slogan “you feel at home” ini.
Rumah Teras yang berkonsep sebagai sebuah guesthouse ini berasitektur minimalis dengan warna dinding didominasi warna putih yang menampilkan suasana yang nyaman dan elegan. Penginapan ini  memiliki 15 kamar dengan beberapa tipe diantaranya Standard, Superior, Deluxe dan Super Deluxe. Dengan jumlah kamar yang tersedia, penginapan ini dapat anda sewa sebagian atau seluruhnya yang dapat menampung sekitar 30 sampai 40 orang dengan tambahan extra bed jika diperlukan untuk keperluan acara seperti gathering arisan keluarga, acara kantor atau reuni bersama teman lama.
Rumah Teras terletak di jalan Cigadung Raya Barat No. 9A Bandung yang dapat dicapai melalui jalan Dago atau jalan Pahlawan menuju Jalan Tubagus Ismail. Lokasinya yang strategis dekat dengan arena Golf, pusat perbelanjaan Dago, Pabrik kaos C59 serta dekat dengan tempat-tempat kuliner tentunya Rumah Teras menjadi salah satu alternative tempat menginap yang tepat.  Tak jauh dari tempat ini anda juga dapat membeli kue kering untuk oleh-oleh khas Bandung yaitu J&C yang letaknya di Bojong Koneng. 

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.