Tuesday, April 16, 2013

Entertains Yourself at Vanilla Kitchen & Wine, Bandung



Interior Vanilla Kitchen & Wine, Bandung
 Tepat dibelakang Gedung Sate yang merupakan lansekap utama kota Bandung, terdapat Jalan Progo dan Jalan Cimanuk yang dikenal sebagai pusat nongkrong baik berupa café maupun restoran yang menyajikan makanan yang nikmat dengan suasana yang asik untuk bergaul. Dijalan ini berjejer puluhan tempat makan yang menawarkan konsep dan atmosfer yang berbeda.
Mata kami tertuju pada salah satu tempat makan yang dari luar tampak ramai dikunjungi muda-mudi Bandung. Papan namanya yang berbentuk persegi enam tersebut bersinar terang bewarna hijau dengan tulisan Vanilla. Secara keseluruhan bangunan ini memiliki dua setengah lantai dengan penampilan eksteriornya didominasi warna dinding putih dengan elemen kayu berwarna coklat.
Tanpa ragu kami meniti anak tangga ke lantai dua yang dikedua sisi temboknya dihiasi oleh bata merah yang disusun dengan rapih. Sebuah sofa yang empuk bercorak England menyambut kami. Terdapat sebuat slogan yang dipasang didinding yang terbuat dari kayu yang bertuliskan You’ll lose money when casing woman, but you’ll never lose woman when you casing money yang dipasang tepat dibelakang sofa tersebut.

Wednesday, April 10, 2013

De Koffie Pot, Tempat Ngopi di Kota Hujan


de Koffie Pot, Bogor

Kurang lebih 45 km dari kota Jakarta, Terdapat sebuah kota yang diera kolonial Belanda dikenal dengan nama Buitenzorg yang kini dikenal dengan kota Bogor. Karena jaraknya yang relatif dekat tak heran jika setiap akhir pekannya banyak penduduk kota Jakarta dan sekitarnya yang berkunjung ke kota ini baik untuk refreshing maupun berwisata kuliner.
Nah jika kebetulan anda sedang berkunjung ke kota ini untuk kongkow bersama teman maupun keluarga, ada sebuah tempat nongkrong yang enak untuk ngobrol sembari menikmati beberapa jenis minuman kopi yang nikmat yaitu De Koffie Pot.
Dari penampilan eksterior De Koffie Pot yang memiliki desain modern minimalis dan didominasi warna putih dan hitam ini, menyuguhkan suasana yang nyaman untuk nongkrong. Untuk penampilan interiornya De Koffie Pot secara garis besar terdapat tiga jenis tempat duduk yang bisa anda pilih sesuai selera yaitu di area indoor terdapat kursi-kursi berwarna perak dan beberapa sofa cokelat dengan kapasitas kurang lebih 40 orang di sofa atau bisa juga lesehan dengan bantal yang empuk di area outdoor nya yang memiliki kesan homy seperti dirumah sendiri.

Wednesday, April 3, 2013

Tips Menentukan Hostel Yang Tepat dan Murah


Salah satu hostel yang saya tempati ketika sedang di Hanoi, Vietnam
       Dalam melakukan perjalanan wisata, biaya penginap merupakan salah satu komponen utama yang cukup menyedot isi kantong. Jika tidak direncanakan dengan baik, biaya yang dikeluarkan bisa menjadi lebih besar. Salah satu cara menekan pengeluaran untuk penginapan yaitu dengan menginap di hostel atau guesthouse yang tentunya harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan penginapan di hotel.
Dengan dapat menekan biaya penginapan, uang yang dapat disisihkan tersebut tentunya dapat dimaksimalkan untuk kebutuhan lain seperti untuk kuliner, membayar tiket-tiket masuk tempat wisata serta menambah budget untuk oleh-oleh atau bahkan untuk budget transportasi.
Telebih lagi jika anda melakukan perjalanan trip ini sebagai solo traveler, dengan tidak adanya rekan untuk share cost biaya penginapan tentunya hostel menjadi pilihan yang tepat khususnya bagi anda yang memiliki budget terbatas.

Wednesday, March 6, 2013

Escape to Halong Bay, Vietnam

Halong Bay, Vietnam
It's nice to escape the big city once in a while, melakukan pelarian dari kepenatan kemacetan dan kebisingan kota besar di tempat yang memberikan kedamaian. Suasana yang tenang hanya suara ombak yang berdebur-debur dan berbuih ketika air laut mencium kapal serta hembusan angin laut yang menyusup di gugusan batu karst yang indah di salah satu dari tujuh keajaiban dunia Halong Bay, Vietnam. Senja itu aku ditemani oleh secangkir teh hangat dengan sebuah buku menemani quality time ku diatas deck kapal ini, kemudian tanpa sadar aku terlelap oleh belaian semilir angin yang begitu nyaman hingga menjelang malam. Waktu seakan bergerak melambat dan bahkan berhenti terbuai akan keindahan pemandangan disini. Maka, apakah masih ada alasan untuk tidak bersyukur?, Nikmat Tuhan mana lagikah yang akan engkau dustai, Shu?

Tuesday, March 5, 2013

Kampoeng Awi, Sensasi Makan Dengan Nuansa Kampung.



Pintu Masuk Kampoeng Awi

Bosan dengan tempat makan dengan suasana modern di kota besar? Jika jawaban anda iya rasanya makan di Kampoeng Awi bisa menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang ingin merasakan dengan nuansa yang berbeda. Di tempat ini anda dapat menikmati sajian masakan sunda yang lezat sembari menikmati suasana perkampungan dengan panorama pegunungan yang menghijau.
Konsep Kampoeng Awi yaitu suasana rumah perkampungan yang banyak menggunakan bambu sebagai material bangunannya, sesuai dengan namanya yang diambil dari bahasa sunda yang berarti Kampung bambu. Dengan lokasinya yang didaerah pegunungan tentunya akan memberikan suasana yang tenang dengan panorama yang alami ketika anda makan ditempat ini. Disore hari kabut mulai turun, sekeliling tempat ini akan diselimuti dinginnya udara pegunungan yang menghadirkan makan yang memberikan sensasi yang berbeda.
Pilihan tempat makan yang dapat anda pilih diantaranya konsep outdoor yang membuat anda dengan bebas menghirup segarnya udara disini. Jika anda bersama keluarga dan kerabat untuk leyeh-leyeh dan bersantai, anda dapat memilih gazebo lesehan yang posisinya menjorok ke bukit yang menyajikan pemandangan alam yang asri. Untuk acara gathering dengan perusahaan maupun komunitas anda juga bisa menggunakan area tempat makan dibawah pondok yang beratapkan anyaman bambu.

Monday, March 4, 2013

Bersantai dan menikmati pemandangan alam di Green Forest Resort




Green Forest Resort, Bandung

 Jika anda mencari penginapan yang menyuguhkan pemandangan alam yang indah dengan panorama gunung yang hijau dan memiliki udara yang segar, Di kawasan Cihideung, Bandung Jawa Barat terdapat sebuah resort yang bisa menjadi pilihan anda yaitu Green Forest Resort. Dengan kontur didaerah ini yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan, membuat tempat ini memberikan anda ketenangan untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan tersebut.
Suara gemercik air, angin yang menerpa dedaunan, burung-burung yang bernyanyi diatas dahan pepohonan yang rindang dan nuansa alami yang dihadirkan memberikan pengalaman yang menyenangkan. Ketika kabut mulai turun disore hari, udara menjadi lebih dingin dan suasana sekeliling yang diselumuti kabut menghadirkan suasana yang nikmat untuk bersantai.
Dengan nuansa alami disekitar tempat menginap anda dapat menikmati sensasi menginap di cottages yang memiliki fasilitas yang menambah kenyamanan anda ketika menginap ditempat ini. Green Forest Resort menawarkan sensasi menginap dengan tipe kamar deluxe suite cottages, new deluxe dan superior room yang telah dilengkapi dengan fasilitas hot water heater, mini bars, TV, Coffee maker, Telephone, free akses WiFi dan fasilitas penunjang lainnya untuk kepuasan setiap tamu yang menginap ditempat ini.

Sunday, March 3, 2013

Hangout Seru di Hummingbird Eatery, Bandung


Hummingbird Eatery & Guesthouse - Bandung
Disuatu hari ketika melewati jalan Progo di kota Bandung untuk kuliner dan nongkrong di café yang ada disepanjang jalan ini, mataku tertuju pada sebuah tempat yang memiliki penampilan eksterior yang unik dengan atap teralis putih yang dianyam seperti kandang burung melingkupi bagian luarnya. Dari pandanganku dari seberang jalan, aku melihat tempat ini begitu ramai dikunjungi orang, tampak parkiran motor maupun mobil menyesaki lahan parkiran yang cukup sempit.
Karena penasaran kamipun mencoba masuk untuk melihat dan mencicipi secara langsung tempat ini. Kami disambut dengan sebuah tulisan Hummingbird Eatery & Guesthouse yang dipasang dibalik puluhan pot tanaman yang disusun dalam sebuah rangka yang terbuat dari besi. Dari namanya saja sudah dapat kita tebak selain memiliki tempat makan, disini juga memiliki penginapan bagi anda yang sedang berlibur ke kota Bandung..
“Wuih,, seru juga nih yang nginep di guesthouse ini, kalo mau kulineran mencicipi kafe-kafe yang ada disini tinggal ngesot” Kelakarku.

Sunday, February 24, 2013

Weekly Photo Challenge: Forward

Looking Forward To Spring, and Step Forward to Great Wall
Great Wall, China
       The beginning of the warmer spring the snow in the mountains starts to melt. The snow melts when the sun comes out, and looking forward to spring season. Step by step, i try to go forward to enjoying the moment while in Great Wall China, the scenary is awesome.. is a absolutely true Wonder of the World, World Heritage Site by UNESCO and an absolute must visit in China.

Backpacker Couples


        Hal yang paling membahagiakan hidup ini adalah ketika kita memiliki seseorang untuk berbagi disaat suka maupun duka. Dalam setiap perjalanan alangkah menyenangkannya memiliki travelmates untuk saling berbagi seperti sepasang backpacker yang kujumpai disebuah sudut kota Kuala Lumpur yang tak pernah lelah menjelajahi dunia ini. Usia bukanlah suatu penghalang untuk terus melanjutkan perjalanan hidupnya. Dan jika setiap manusia diciptakan berpasang-pasangan, maka akupun berharap menemukan soulmate seperjalanan ku yang akan berbagi dunianya dengan ku, menjelajahi dunia ini dan saling melengkapi satu sama lain.


Monday, February 18, 2013

Weekly Photo Challenge: Kiss


Fishing Boat Kiss The Perfect Circle, The Pearl of Java Sea Kepulauan Karimun Jawa.

     Karimun Jawa National Park Located in the middle of the Java Sea which is located off Central Java’s northern coastline. One of only seven national marine parks in all of Indonesia.  Declared a national park in 1988, the Karimun Jawa Islands consist of 27 small islands. It’s part of an ecosystem known to contain the most diverse concentrations of life on the planet—the Coral Triangle. This place is absolutely one of the most incredible and beautiful places to see sunset.


     Two golden hours somewhere between sunrise and sunset, both are set with 60 diamond minutes,
and only 30 seconds for golden moment, No rewards is offered, they are gone forever..

Monday, February 11, 2013

Weekly Photo Challenge: Home



Home..
Kampong Ayer, Brunei Darussalam
        People can build a house on land or on water, but to build a home people should feel in their heart. There is a love in your heart and there is a home in your heart.
Water Village - Kampong Ayer, Brunei Darussalam
        In many countries where people have their homes in the land, but in this city there is a home built on stilts in the water. This village is virtually run as a small city in its own right housing, more than  39,000 people live in the Water Village. All of the Water Village buildings are constructed on stilts above the Brunei River. This water village namely Kampong Ayer situated after Brunei Bay at Brunei’s Capital city Bandar Seri Begawan. Probably this ‘Venice of East’ is the biggest water village on the world.
       In this place, i'm fells like home.. so peaceful 

Venice Timur itu Bernama Kampong Ayer

Kampung Ayer, Brunei Darussalam
Kampung Ayer yang terletak di kota Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam ini merupakan kampung air terbesar didunia yang juga merupakan salah satu pusat perdagangan terpenting dikawasan pulau Borneo. Dan tak kurang dari tiga puluh ribu penduduk tinggal dalam beberapa daerah perkampungan ini. Sebagian besar kehidupannya dilakukan diatas air dengan menggunakan perahu dimana kota tersebut dikelilingi kanal atau sungai diantara bangunan dan jembatan kayu. Tak heran jika tempat ini dijuluki Venice Timur menyaingi kota Venezia di Itali bagian Utara

Tuesday, February 5, 2013

Refleksi, Hidup Adalah Sebuah Cermin

 Sultan Omar Ali Saifudin Mosque - Brunei

       Refleksi. Jika hidup diibaratkan sebuah cermin, maka akan terbentuk pantulan diri dalam sebuah refleksi. Jika kita menampilkan kebaikan dan keindahan, maka hal yang dipantulkanpun akan serupa, begitu juga dengan sebaliknya. Hal inilah yang dapat kupelajari ketika melihat keindahan Masjid Sultan Omar Ali Saifudin pada malam hari di Kota Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam yang seakan menjadi cahaya penunjuk jalan kebaikan ditengah kegelapan malam.

Tuesday, January 22, 2013

Bersahabat dengan Culture Shock di Negeri Seberang!



Stasiun Kereta Api Beijing Central - China

Jika berbicara mengenai traveling tentunya akan menemukan hal-hal yang baru ditempat yang kita kunjungi, ada beberapa hal yang masih dapat kita toleransi ada pula hal yang dapat membuat kita shock mengenai perbedaan tersebut. Setiap orang memiliki daya adaptasi akan lingkungan baru yang berbeda-beda, tergantung dari latar belakang hidupnya serta pengalamannya dalam hal ini bersahabat dengan lingkungan baru.

Dari pengalamanku, ada beberapa hal yang umumnya menjadi culture shock diantaranya:
           
     1. Makanan  
Dengan beragamnya jenis kuliner di negara kita tentunya ada kebiasaan dan makanan favorit untuk disantap, ada yang daerahnya khas dengan santan, ada yang khas pedas, ada yang khas manis dan keberagaman lainnya yang dimiliki kuliner Indonesia. Walaupun demikian umumnya orang Indonesia makanan wajibnya tetap ada nasinya sehingga masih bisa dinikmati dan mengenyangkan.
 Tetapi ketika kita kenegara lain yang jenis makanannya berbeda tentunya untuk beberapa orang bisa saja menjadi sebuah masalah. Selain faktor nasi yang Indonesia banget :p, contoh yang berbeda diantaranya yaitu kecap, ditempat kita kecap umumnya terdiri dari dua jenis ada yang manis dan asin, jika dinegara lain tak semuanya ada yang namanya kecap ya kecap asin yang cair.
Jika kamu sedang makan menu yang berkuah dan suka pedas, jangan terlalu berharap bisa menemukan sambal cabe yang nikmat diulek atau dengan berbagai cita rasa, karena pada umumnya dinegara lain yang namanya sambal berupa bubuk cabe yang sudah dikeringkan. Begitu juga halnya dengan sambal untuk lalapan, sangat sulit menemukan sambal bajak yang nikmat.

Tuesday, January 15, 2013

Adventure in the Java Rhinocerous Home, Ujung Kulon National Park

Badul island, Ujung Kulon - Photo by: ika.s

Ujung Kulon National Park was declared as World Natural Heritage Site in 1991 by UNESCO, which is this area was protected and preserved. The condition is still relatively natural to make every visitor who comes here will leave an unforgettable experience that hard to find in elsewhere. Biodiversity is protected in this National Parks include marine ecosystems, coastal and terrestrial ecosystems that are part of the ecosystem in the widest tropical rain forest in West Java, Indonesia. In the National Park is home for hundreds of animals and plants are protected in particular to maintain the viability of Javan Rhinoceros and Buffalo that has been declared faces critically endangered because the population continues to decrease.
Besides Javan Rhinocerous and Buffalo there are many other animals in their natural habitat of this national park include the Timor deer scattered in Ujung Kulon National Park, Peucang Island, Panaitan Island and Handeleum Island. Set up a tent and feel coexist with nature and wild animals has become an unforgettable experience while you here, especially when staying overnight on the Handeleum island.
 The Resident near Ujung Kulon National Park is from the tribe of Banten around Sumur, Cibiuk and Taman Jaya, which is as a gateway to the National Park. In this place there is an information center, guest house, hot springs and a dock for boat / fishing boat and visitors who want to visit National Park is depart from this point.

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.