Thursday, October 17, 2013

Menyusuri Sungai Musi Hingga Kepedalaman Sumatera Selatan



Menyusuri Sungai Musi Dengan Speed Boat Hingga Ke Pedalaman Hutan Sumatera Selatan

Berkunjung ke Bumi Sriwijaya tentu saja mengunjungi lansekap utama kota Palembang Jembatan Ampera akan masuk sebagai salah satu agenda utama tempat untuk dikunjungi. Jembatan ini berdiri kokoh melintasi sungai musi yang membentang sepanjang 750 km yang merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera.
Sejak masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sungai ini berperan penting sebagai jalur utama perdagangan dan pusat pemerintahaan dikala itu. Hingga kini Sungai Musi tetap memiliki peran yang penting dimana sebagian besar penduduk setempat masih menggunakan moda transportasi sungai baik untuk perdagangan maupun untuk aktifitas sehari-hari.
Sungai ini juga sering disebut sebagai Batanghari Sembilan yang memiliki arti Sembilan sungai besar yaitu delapan sungai besar seperti Sungai Komering, Sungai Rawas, Sungai Leko, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Semangus dan Sungai Ogan bermuara pada satu sungai utama yaitu Sungai Musi.

Jembatan Ampera Salah Satu Lansekap Kota Palembang

Dermaga Speed Boat Dekat Jembatan Ampera Untuk Menyusuri Sungai Musi
 Untuk mencari pengalaman yang berbeda, rasanya menyusuri Sungai Musi menuju perkampungan dan suaka margasatwa di pedalaman Sumatera Selatan tentunya akan memberikan sensasi berpetualang yang tidak ada terlupakan. Dengan kendaraan speed boat dari Jembatan Ampera anda dapat mengunjungi sebuah pulau kemaro yang letaknya didelta sungai musi. Dahulunya diberikan nama Pulau Kemarau oleh penduduk setempat karena pulau ini selalu kering dan tidak pernah berair walau letaknya tepat ditengah-tengah sungai musi. Dipulau ini terdapat sebuah pagoda berlantai 9 yang menjulang tinggi ditengah-tengah pulau yang memiliki kisah cinta antara dua sejoli yaitu Putri Raja Palembang yang bernawa Siti Fatimah dengan pengeran asal negeri China yaitu Tan Bun Ann.
Pulau Kemaro di Delta Sungai Musi
Salah Satu Perkampungan di Tepi Sungai Di Daerah Banyuasin
 Perjalanan menyusuri Sungai Musi dapat berlanjut menuju desa terdekat yaitu Sebokor dengan rute jembatan Ampera, Sungai Musi, Pulau Kemaro, saluran primer dari Desa Cinta Manis dan Desa Sebokor dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam, atau memutar melalui sungai Padang Sampai di Jalur 21 hingga sampai ke suaka margasatwa Padang Sugihan Sebokor Banyuasin dan dapat diteruskan hingga pedalaman hutan menuju Sungai Baung yang artikelnya dapat anda temukan disini   
 
Like a Boss!, Menikmati Pemandangan Dari Atas Atap Perahu Boat

Pemandangan Hutan dan Sungai Yang Masih Alami
Kiri Kanan Sungai Ditumbuhi Berbagai Jenis Pepohonan
Nikmati pemandangan yang alami sepanjang jalan menyusuri sungai sesaat masuk daerah pedalaman mulai dari perkampungan di Banyuasin. Lebih seru lagi dinikmatinya dari atas atap perahu boat yang berliuk-liuk membelah sungai musi yang memberikan pandangan lebih luas hamparan hutan yang menghijau. Mendengarkan decit burung yang saling bersiulan, biawak yang berjemur ditepi sungai hingga sekawanan kera yang bermain diatas dahan pepohonan dengan riangnya. 
 
Speed Boat Untuk Menyusuri Sungai Menuju Pedalaman Hutan
Tumbuhan Liar di Tepi Sungai Dengan Langit yang Bersih Tanpa Polusi
Aku tak tahu sampai kapan kondisi alam yang lestari ini akan bertahan. Yang aku harapkan semoga anak cucu kita kelak sebagai generasi penerus tetap dapat mewarisi dan menikmati keindahan alam Indonesia. 

Follow my instagram & twitter account : @travelographers

Baca artikel lain terkait mengenai Banyuasin, Sungai Musi dan Sumatera Selatan :

7 comments:

  1. Wuiiihhh sptnya asik ya berpetualang menyusuri sungainya ya, Shu .. ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas jadi bisa menyelami lebih dalam keindahan Indonesia

      Delete
  2. Keren banget isinya.... Disini banyak gambar tentang kehidupan sekitar sungai musi dan gambaran jelas tentang indahnya sungai musi sendiri

    Harusnya udah saatnya untuk kita menjadi semangat menjaga sungai indonesia!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul banget.. semoga negeri pertiwi kita dapat terus terjaga keindahannya untuk warisan anak dan cucu kita kelak

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Saya pernah Kerja Mas di tempat ini waktu mengirim pupuk pakai keapal jukung tepat nya di sungai baung dan dan distrik beyuku emang benar pemandangan nya gila keren habis dah

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kayaknya sya tau kerja di perusahaan apa. hehehe..
      iya mantab ya pemandangannya. sayang kurang dipromosiin untuk jadi salah satu andalan wisata sumatera selatan.

      Delete

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.