Thursday, November 29, 2012

Gak perlu calo!, Pembuatan paspor online mudah loh




Kali ini aku ingin membuat paspor yang diurus sendiri melalui jalur warga negara Indonesia yang baik, jujur dan benar tanpa calo. Ya.. itulah niat yang akan aku lakukan pada saat melangkahkan kaki ku menuju kantor imigrasi Jakarta timur untuk memperpanjang pasporku yang sudah hampir habis masa berlakunya. Karena jujur saja pada saat pembuatan untuk pertama kalinya pasporku dibuat melalui jalur cepat melalui agen perjalanan yang dalam satu hari jadi, wajar saja karena saat itu birokrasinya masih terlalu berbelit-belit untuk mengurus suatu dokumen pada suatu instansi pemerintah.
Kini dengan adanya reformasi untuk birokrasi dan upaya membuat kantor imigrasi sebagai wilayah bebas korupsi membuat prosedurnya lebih mudah dan transparant. Salah satunya peningkatan pelayanan yang sudah beberapa tahun ini ada yaitu dengan adanya aplikasi pengajuan  online yang tentunya memudahkan setiap warga negara yang hendak mengurus pembuatan atau perpanjangan paspor.
Dengan melakukan sendiri tanpa calo maka aku akan mendapat pengalaman tersendiri mengenai bagaimana prosedur atau tata cara yang benar dan tentu saja kita membantu pemerintah dalam memberantas calo serta transparansi birokrasi. Pagi itu aku datang lebih awal pukul setengah delapan pagi, tampak kantor imigrasi belum membuka loket pelayanan dikarenakan memang baru buka jam delapan dan tutup sekitar jam empat sore. Dihalaman depan pegawai imigrasi sedang bersiap apel pagi atau morning briefing sebelum melakukan aktifitas melayani.


 Saran saya, datangnya lebih awal untuk menghindari antrian yang mengular panjang, kecuali anda memiliki waktu luang yang panjang khusus untuk mengurus paspor. Sebelum permohonan persiapkan persyaratan dokumennya secara lengkap dari rumah diantaranya:
  1.  Dokumen Asli KTP WNI dan foto copynya 1 lembar.
  2.  Dokumen Asli Kartu Keluarga dan foto copynya 1 lembar.
  3. Dokumen Asli Akte Kelahiran/Surat Nikah/ Ijazah dan foto copynya 1 lembar.
  4. Dokumen Asli Paspor lama (untuk permohonan perpanjangan paspor) dan foto copynya 1 lembar.
  5. Persiapkan materai Rp. 6000 dan alat tulis untuk mengisi formulir.
  6. Bagi anda yang ingin mengajukan untuk anak yang dibawah 17 tahun atau belum memiliki KTP, maka diperlukan fotokopi KTP orang tua serta kartu keluarga.
Untuk proses pembuatan jalur normal bisa membutuhkan sekitar satu minggu, dengan proses tiga kali kedatangan diantaranya :
  1. Kedatangan pertama untuk mengambil formulir permohonan pembuatan paspor
  2. Kedatangan kedua untuk proses foto dan wawancara
  3. Kedatangan ketiga untuk pengambilan paspor.
Dalam setiap proses tersebut kira-kira membutuhkan waktu satu sampai tiga jam tergantung dari panjang antrian, tentu saja jika anda bekerja maka dibutuhkan izin untuk datang telat. Oleh karena itu saya sarankan untuk datang dipagi hari sebelum jam delapan disaat antrian masih relatif pendek.
Berikut tahapan prosedurnya :


Foto copy KTP harus dalam lembar yang sama
  1. Jika anda datang lebih awal sebelum imigrasi buka, maka diperlukan mengantri diluar seperti ini. Ya walaupun nantinya saat pintu pelayanan dibuka tetap saja semuanya saling berebutan masuk untuk mengambil nomor antrian.. ya begitulah Indonesia, hehehe..
  2. Untuk anda yang baru pertama kali datang, maka perlu membeli formulir dalam sebuah map resmi atau folder dengan harga 7500 rupiah, kemudian isi data-data yang diperlukan.
  3. Setelah data-data dan persyaratan sudah lengkap, Kemudian mengambil nomor antrian untuk penyerahan formulir permohonan tersebut pada loket. Untuk antrian permohonan dokumen fisik dengan online dibedakan, dan tentu saja antrian dokumen fisik jauh lebih panjang antriannya dibanding antrian permohonan online. Sebagai perbandingan saya antri di permohonan online dapat urutan ke 4, sedangkan ada orang datang yang bersamaan mengambil nomor antrian denganku tetapi jalur dokumen fisik sudah dapat antrian hampir ke 30.
  4. Oleh karena itu lakukan permohonan online supaya prosesnya lebih cepat, caranya:
    • Masuk ke website resmi imigrasi di www.imigrasi.go.id kemudian gunakanlah permohonan online yang tersedia pada website tersebut.
    • Dokumen yang dibutuhkan sama dengan permohonan secara fisik, hanya saja diperlukan mengupload data tersebut dalam bentuk scan hitam putih dengan ukuran file tidak lebih dari 300 Kb.
    • Untuk Petunjuk cara pengisian layanan paspor online dapat di download disini 
    • Tentukan kantor imigrasi, waktu dan tanggal yang hendak anda datangi untuk proses pemohonan paspor tersebut. Yang harus anda ketahui apabila anda datang diluar tanggal yang ditentukan, maka permohonan lewat internet yang sudah anda dilakukan tidak dapat dilanjutkan, Oleh karenanya anda diharuskan membuat permohonan kembali.
    • Setelah data yang anda input telah lengkap, maka anda akan mendapatkan bukti formulir dalam bentuk pdf yang nantinya harus anda cetak sebagai syarat untuk bukti telah melakukan permohonan secara online.
  5. Tunggu nama anda dipanggil di loket penyerahan formulir dan dokumen persyaratannya, dimana pada loket ini anda diminta untuk menunjukan kelengkapan data baik copy maupun dokumen aslinya. Satu hal yang anda harus ketahui, untuk persyaratan foto copy KTP jangan dibuat bolak balik seperti pada umumnya karena untuk persyaratan imigrasi ini berbeda yaitu harus di copy dalam satu lembar yang sama.. Nah! dari pada anda perlu bolak balik cari foto copy, jadi persiapkan semua dokumennya sesuai dengan persyaratan. 
  6. Karena saya melalui jalur online, setelah menyerahkan formulir tersebut langsung dapat melanjutkan proses foto dan wawancara pada hari yang sama setelah jam makan siang. Jika anda melakukan permohonan secara fisik, umumnya baru tiga hari kemudian anda dijadwalkan datang kembali untuk proses foto dan wawancara.
  7. Sebelum proses foto dan wawancara anda diminta untuk melakukan pembayaran yaitu dengan rincian sebagai berikut : 
    • Biaya Paspor              : Rp. 200,000
    • Biaya Foto                 : Rp. 55,000
    • Note:  Biaya diatas adalah untuk paspor 48 halaman, untuk paspor elektronik biaya yang dikenakan yaitu Rp. 600,000.
  8. Kemudian untuk proses foto dan wawancara anda diperlukan mengambil nomor antrian kembali. Untuk kantor imigrasi yang saya datangi terdapat 4 meja untuk pengambilan foto dan 4 meja pelayanan untuk wawancara sehingga proses menjadi lebih cepat. Kurang lebih dari mengambil antrian sampai selesai wawancara membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua jam. Di tahap ini anda akan diwawancara perihal tujuan pembuatan paspor serta diverifikasi kebenaran data pribadi anda.
  9. Karena saya melalui jalur normal, setelah wawancara saya diberi surat tanda bukti untuk pengambilan paspor tiga hari berikutnya.
  10. Pada saat pengambilan paspor, anda dapat mengambil sendiri paspor tersebut atau diwakilkan dengan surat kuasa dengan syarat terdapat bukti pembayaran dan bukti document permohonan.

 Selamat!, paspor anda sudah ditangan, mudahkan prosesnya?, sekarang waktunya untuk memulai petulanganmu menjelajah dunia, Wohoooo!
Ini pengalamanku untuk permohonan pembuatan / perpanjangan paspor, bagaimana dengan kamu?

Follow me on twitter : @travelographers