Thursday, January 23, 2014

Travel Photo, Fushimi Inari On Infrared Photography



Fushimi Inari, Kyoto Japan

Fushimi Inari Taisha in Kyoto offering very beautiful red arches and sightseeing for anyone enjoying peaceful around this place. With seemingly endless arcades of shrine gates spreed across a thickly wooded mountain, this vas shrine complex is a world unto its own. This Shrine is located in Fishimi-ku, Kyoto Japan. To Reach this shrine From Kyoto Train Station by JR Nara Line you can get off at Inari Station in 10 minutes with cost approximately 140 Yen. For your Information Please Make a Noted : Only local trains of the Nara line stop at Inari Station.

Most people said, this Shrine is the most impressive and memorable sights in all of Kyoto. The shrine and walk were stunning with fantastic views, as fas as the eye can see you can enjoy one of picturesque in Kyoto, Japan.  This temple is dedicated to the fox god Inari, the god of the rice, earthly wealth, and abundance. I would recommend going during the week as the weekend was very busy meaning it was occasionally difficult to get photos. Prepare yourself to walk for multiple stairs and climb on top of the mountain to enjoying this Shrine which is 233 metres above sea level.

Monday, January 6, 2014

Temukan pengalaman unik dan berkesan dalam perjalananmu bersama WithLocals


Pengalaman Unik Menyantap & Menikmati Menu Khas Bersama di Rumah Penduduk Lokal
 Perjalanan itu sifatnya universal dan umumnya disukai oleh semua kalangan, tidak memandang jenis kelamin laki-laki atau perempuan, usia tua atau muda serta tidak memandang hobi dan kegiatan keseharian yang berbeda-beda. Tentunya ada berbagai alasan dan tujuan yang berbeda-beda dari setiap orang yang melakukan perjalanan tergantung dari individu masing-masing baik untuk sekedar berlibur maupun melakukan petualangan.
Namun apapun tujuannya pada hakikatnya sebuah perjalanan tentunya akan memberikan pengalaman baru bagi setiap individu yang melakukannya. Setiap orang akan menyerap kesan yang berbeda-beda walaupun berkunjung ketempat yang sama sekalipun, dalam hal ini semua tergantung bagaimana individu tersebut memandang sesuatu yang baru, merekam kedalam memory dan menjadi sebuah kenangan yang akan menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.
Untuk sebagian orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan saran pada saat ketika kita sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat baru dengan berperilaku seperti khalayaknya orang lokal. Dengan berperilaku seperti orang lokal maka kita dapat merasakan atmosfer yang berbeda dan menyelami lebih dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat setempat. Namun terkadang berperilaku seperti orang lokal menjadi sesuatu hal yang lebih mudah diucapkan dari pada melakukannya apabila kita kurang mengenal tempat yang sedang disinggahi. Tetapi dengan kita telah cukup mengenal daerah yang dituju tentunya akan membuat kita tahu apa yang direkomendasikan untuk dilakukan disuatu destinasi.

Friday, January 3, 2014

Travel Photo, Kuala Namu International Airport

Kuala Namu International Airport, Deli Serdang - Indonesia

There is something new in North Sumatera, Indonesia namely Kuala Namu international airport. This airport become new international transit center in Sumatera and the western part of Indonesia. Located in Kualanamu, Deli Serdang North Sumatera Indonesia this airport in a new airport to replace the old one, which is Polonia International Airport.

       With Capacity 118,930 m² passengers terminal and will eventually have a capacity of fifty million passengers, this airport expected to become the second largest airport after Soekarno Hatta International Airport. Better than Soekarno Hatta International Airport, Kuala Namu International Aiport has a direct rail link to City which is Medan City the capital of North Sumatera.

Wednesday, December 18, 2013

Travel Photo From Curug Cikaso Waterfall, Indonesia



Picturesque scenery of Cikaso Waterfall, Indonesia
Indonesia has many beautiful places to visit and has many beautiful Waterfall to see. If you interested in nature and interested in waterfall I think you should visit Cikaso Waterfall when you visit Sukabumi, Indonesia. Curug Cikaso is a beautiful waterfall on the Cikaso River in West Java Indonesia, it lies in Cibitung Kulon sub Jampang Sukabumi.

Cikaso waterfall commonly know as Curug Cikaso (curug means air terjun in Bahasa Indonesia or waterfall in English) as the name implies the location of this waterfall at river flow Cikaso which is originates in North Sukabumi and flows south to South Sukabumi.

There are two ways to reach the location of the waterfall, you can walked towards the waterfall area and walking along the rice paddies or by motor boat escorted by the local community. You can hear the sound of the pounding overflowing waters that fall from 90 meters high with three paraller drops along cliffts. The river is so clean and green, its gonna be great experience while enjoying the pristine scenery around.

Tuesday, December 17, 2013

Makan di Penjara? Apa Rasanya?

bong kopitown, kopitiam, jail restaurant, weird restaurant, unusual restaurant, summarecon bekasi, kuliner, Indonesia
Merasakan Suasana Makan di Penjara, Mau?
Kadang kala ketika memiliki waktu senggang aku meluangkan waktuku untuk menonton televisi, sekedar melihat perkembangan informasi terbaru yang ada atau mencari hiburan yang sedang ditayangkan. Ketika tengah asyik menekan tombol remote untuk mencari tayangan menarik jariku berhenti menekan tombol next pada satu channel televisi yang sedang memutar acara Daftar Restoran dengan desain yang unik dan aneh yang ada di beberapa penjuru dunia. Kalau kamu menebak ini acara 7 Restoran Aneh versi On The Spot maaf kamu belum beruntung, coba tebak lagi.
Salah satu restoran yang cukup menarik perhatianku yakni sebuah tempat makan di salah satu negara Asia Timur yang memiliki tema makan di penjara. Dalam acara tersebut digambarkan bagaimana layout restoran yang disekat dengan sel-sel hitam dari besi dengan ornament borgol, rantai dan perisai polisi membawa suasana seperti di dalam penjara. Untuk menghidupkan suasana seperti di penjara para petugas di meja kasir berpakaian layaknya sipir dan para pelayan yang berseliweran di meja layaknya narapidana yang sedang hilir mudik di dalam penjara. Penyajian makannya pun dibuat sama seperti di dalam penjara, untuk beberapa menu tertentu disajikan diatas piring seng.

Friday, November 15, 2013

Tidak Hanya Palembang, di Jambi Juga Punya Empek-Empek Enak



Beberapa Menu Yang Disajikan di Pempek Sum-Sel
Menyambung artikel Perjalanan dari Kota Jambi Menuju Hutan Sungai Tapa, terpikirkan untuk menuliskan bagian ini.
“Sebelum masuk ke hutan, kita makan enak dulu” Ujar salah satu temanku.
“Makan dimana kita?” Tanyaku singkat.
“Disini yang enak itu Pempek nya”
“Ada tempat makan pempek yang enak namanya Pempek Sumsel” Tambahnya.
“Loh, perasaan kita lagi di Jambi deh bukan di Palembang.. Hehehe” Tanyaku dengan ekspresi wajah bercanda.
Pekerjaanku kali ini dilokasikan kesebuah hutan di pedalaman provinsi Jambi sekitar 3 jam dari pusat kota yang dilalui dengan jalur darat. Kondisi disana tidak banyak tempat makanan selain warung-warung dari warga setempat yang tinggal didaerah pedalaman itu. Dengan kondisi itu seringkali sesaat kami tiba di kota ini tentunya dimanfaatkan untuk mencari makan yang enak terlebih dahulu sebelum berminggu-minggu menikmati makanan rumahan disana.
Ini merupakan pengalaman pertamaku datang ketempat ini. Tak sabar rasanya mencicipi pempek yang terkenal lezat itu ditempat ini. Papan Plang Nama bertuliskan Pempek Sumsel berdiri kokoh dipinggir jalan tepat didepan ruko. Tepatnya di Jalan Orang Kayo Hitam nomor 7 yang terdapat sederatan toko lain dikedua sisinya.  Suasana parkiran tampak ramai terlihat dari beberapa mobil dan motor telah parkir memadati area parkiran yang cukup sempit. Beberapa diantaranya parkir ditepi jalan karena sudah tidak cukup ruang untuk parkir, termasuk kami yang baru datang.

Thursday, November 7, 2013

Perjalanan dari Kota Jambi Menuju Hutan Sungai Tapa


Hutan Eucaplyptus Cassicarva, Provinsi Jambi - Sumatera
      Pesawatku mendarat sempurna di Bandara Sultan Thaha Jambi, tempat yang belum pernah ku singgahi sebelumnya. Roda pesawat sempat berdecit begitu menyentuh landasan.
      “Biasa memang begini kalau di Jambi, karena landasan pacunya pendek” Ujar temanku yang duduk disebelah.
      “Oh gitu ya” jawabku singkat.
      Hari ini merupakan hari pertamaku untuk masuk ke salah satu area hutan di Jambi, sesaat keluar dari bandara menuju pusat kota Jambi disambut oleh gapura selamat datang dengan atap menonjol seperti tanduk kerbau salah satu ciri khas rumah-rumah tradisional Provinsi Jambi.  Langit Jambi Pagi itu begitu cerah, gumpalan awan cumulus nimbus yang menggantung diangkasa mewarnai langit dengan indahnya.

    Ketika memasuki pusat kota mataku tertuju pada sebuah bangunan yang memiliki banyak pilar yang berdiri kokoh, bangunan tersebut bernama Masjid Agung Al-Falah yang dikenal sebagai masjid 1000 tiang. Masjid ini merupakan masjid terbesar di provinsi Jambi yang merupakan salah satu lansekap kota ini.

Wednesday, October 30, 2013

Sungai Baung, Sebuah Pedalaman Hutan Produksi di Sumatera Selatan



Sungai Baung, Sepanjang Mata Memandang Terhampar Luas Hutan Belantara

Sungai Baung, jika kata tersebut dilakukan pencarian sebagai kata kunci melalui mesin pencari seperti google maupun google maps, rasanya sangat sulit untuk mendapatkan informasi keberadaan mengenai tempat ini karena memang lokasinya yang berada di pedalaman hutan Sumatera Selatan.
Untuk mencapai tempat ini satu-satunya cara yaitu melalui akses sungai dengan moda transportasi perahu speed boat dari Dermaga yang terletak dekat Jembatan Ampera. Waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mencapai tempat ini yaitu dua hingga tiga jam tergantung kondisi cuaca dan gelombang disungai yang dilalui.
Perjalanan menyusuri Sungai Musi menuju Sungai Baung dimulai dari rute jembatan Ampera, Sungai Musi, Pulau Kemaro, saluran primer dari Desa Cinta Manis dan Desa Sebokor hingga sampai ke pedalaman hutan menuju Sungai Baung yang merupakan salah satu hutan produksi yang menghasilkan kayu untuk bahan baku utama pembuatan kertas.

Thursday, October 17, 2013

Menyusuri Sungai Musi Hingga Kepedalaman Sumatera Selatan



Menyusuri Sungai Musi Dengan Speed Boat Hingga Ke Pedalaman Hutan Sumatera Selatan

Berkunjung ke Bumi Sriwijaya tentu saja mengunjungi lansekap utama kota Palembang Jembatan Ampera akan masuk sebagai salah satu agenda utama tempat untuk dikunjungi. Jembatan ini berdiri kokoh melintasi sungai musi yang membentang sepanjang 750 km yang merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera.
Sejak masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sungai ini berperan penting sebagai jalur utama perdagangan dan pusat pemerintahaan dikala itu. Hingga kini Sungai Musi tetap memiliki peran yang penting dimana sebagian besar penduduk setempat masih menggunakan moda transportasi sungai baik untuk perdagangan maupun untuk aktifitas sehari-hari.
Sungai ini juga sering disebut sebagai Batanghari Sembilan yang memiliki arti Sembilan sungai besar yaitu delapan sungai besar seperti Sungai Komering, Sungai Rawas, Sungai Leko, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Semangus dan Sungai Ogan bermuara pada satu sungai utama yaitu Sungai Musi.

Saturday, October 12, 2013

Penangkaran Gajah Liar di Padang Sugihan Sebokor Banyuasin Sumatera Selatan



Salah Satu Gajah Yang Ada di Penangkaran di Banyuasin, Sumatera Selatan

Dengan semakin maraknya pembalakan hutan yang terus menggerus keberadaan hutan hujan di Sumatera berpengaruh secara langsung terhadap habitat dan ekosistem yang berada didalamnya. Pembalakan secara liar maupun resmi yang dilakukan baik oleh masyarakat setempat untuk membuka lahan pertanian dan perkebunan maupun perusahaan besar dalam membuka lahan untuk hutan produksi sebagai bahan baku pembuatan kertas merupakan salah satu faktor tersebut.
Salah satu dampaknya dengan dibukanya lahan perkebunan dan hutan produksi yaitu berbagai jenis flora dan fauna mulai terusik salah satunya yaitu kawanan gajah liar yang tinggal dihutan tersebut. Dengan berubahnya fungsi hutan menjadi perkebunan tentunya ada pergeseran pandangan masyarakat mengenai keberadaan binatang liar tersebut yang lebih menganggap binatang tersebut sebagai hama yang merusak lahan perkebunan mereka atau dianggap sebagai mahluk yang membahayakan manusia sehingga dihalalkan untuk dimusnahkan dari bumi mereka.
Rasanya sebagian orang sudah mulai lupa bahwa sesungguhnya binatang-binatang liar tersebutlah “penduduk “asli” yang telah tinggal dihutan itu sebelum kedatangan oknum manusia-manusia yang membuka lahan untuk kepentingan bisnis semata tanpa menghiraukan keseimbangan alam. Dari pengamatanku beberapa hewan liar seperti buaya muara yang tertangkap akan dikandangkan, sedangkan untuk gajah liar akan dimasukan dalam penangkaran gajah.

Wednesday, October 2, 2013

Banyuasin, Perkampungan Kecil Di Tepi Sungai Musi Sumatera Selatan



Salah Satu Perkampungan di Tepi Sungai Musi Daerah Banyuasin

Siapa yang tak kenal dengan kota Palembang di Sumatera Selatan? Rasanya hampir semua orang yang pernah mengunjungi Bumi Sriwijaya pastinya tahu akan Jembatan Ampera yang menjadi lansekap utama ciri khas kota Palembang. Namun, jika ditanya tahukan anda dengan Banyuasin? Rasanya jawaban terbanyak untuk sebagian besar pendatang umumnya belum tahu atau belum pernah berkunjung kesana.
Banyuasin merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Jika ditelisik namanya daerah ini memiliki arti banyu yang berarti air dan asin merujuk pada tempat kabupaten ini yang terletak dialiran sungai yang bermuara ke laut dan pantai. Jika disusuri sungai musi ini hingga muaranya kita akan dapat melihat pulau Bangka yang letaknya diseberang laut.
Ditepian sungai musi sekitar satu hingga dua jam perjalanan dengan perahu speed boat menyusuri sungai musi, kita dapat melihat kehidupan diperkampungan kecil yang bersahaja dengan lingkungan sekitar. Sebagian rumah disini berupa rumah panggung yang menjorok kebadan sungai, terdapat tangga yang terbuat dari kayu sebagai dermaga tempat mereka naik perahu yang merupakan satu-satunya alat transportasi untuk menuju ketempat lain atau ke kota.

Wednesday, September 25, 2013

Waktu Traveling ke China Yang Direkomendasikan Untuk Dihindari



Forbidden City, Beijing China

Dalam merencanakan liburan atau perjalanan ke China, tentunya salah satu hal yang perlu dilakukan adalah riset untuk menggali informasi mengenai kondisi tempat yang ingin dituju agar disaat perjalanan nanti terasa lebih menyenangkan. Sebagian besar orang liburan ke China tentunya dengan tujuan untuk refresing dari kepenatan rutinitas sehari-hari dengan melihat pemandangan alam yang indah atau bangunan bersejarah yang mengagumkan.
Mengingat China memiliki jumlah penduduk terbesar didunia sekitar 1,34 Milyar penduduk, tak heran jika datang ketempat ini dimasa liburan atau peak season berpotensi merusak suasana perjalanan anda menjadi kurang menyenangkan baik karena kondisi tempat wisata yang begitu sesak dikunjungi orang, harga tiket transportasi yang melambung tinggi, waktu tempuh perjalanan yang lebih lama hingga menghadapi kesulitan mencari akomodasi penginapan karena permintaan penduduk lokal yang sedang berlibur memenuhi setiap kapasitas kamar yang ada.
Oleh karena itu penting bagi anda untuk mengetahui periode waktu untuk dihindari seperti peak season yang berpotensi membuat perjalanan anda menjadi kurang menyenangkan diantaranya yaitu:

Thursday, September 19, 2013

Menentukan waktu terbaik untuk mengunjungi China

Pemandangan Yang Begitu Memukau di Dataran China - Guilin
Kau tau, kesan pertamaku ketika menginjakan kaki di Dataran China seperti halnya menginjakan kaki diplanet lain. Ketika melihat panorama alam yang disuguhkan dinegara ini sungguh memanjakan sepasang mata yang melihatnya yang bahkan tidak dapat ditemui ditempat lain. Negara ini memiliki dataran yang begitu luas yang membentang sekitar 18.000 kilometer untuk dijelajah dengan jumlah penduduk terbesar didunia.
Terletak diwilayah Asia Timur, dataran China dengan memiliki berbagai tempat wisata yang menarik mulai dari alam maupun budayanya. Jika kamu mencari perjalanan yang eksotis dikemas dengan pemandangan yang memukau dan menghadirkan pengalaman baru, Cina adalah tempat wajib untuk dijelajahi.
Ketika  merencanakan untuk mengunjungi China, karena Cina sangat luas maka iklim dan kondisinya pun bervariasi dari daerah ke daerah. Jadi sebelum pergi cek terlebih dahulu cuaca dikota yang akan anda tuju karena bisa saja cuaca antara daerah di bisa berbeda. Semisal di selatan sudah masuk musim semi bisa saja dibulan yang sama dibagian utara masih musim salju dan ketika ke wilayah barat matahari sudah bersinar terang. Itulah yang saya rasakan ketika mengujungi negara China ketika masa transisi musim.

Monday, September 16, 2013

Mengintip Moda Transportasi Kereta Api di China


Salah Satu Kereta Jarak Jauh Yang Beroperasi di Daratan China
Sebagai salah satu negara terbesar di dunia, China memiliki dataran yang membentang sekitar 18.000 kilometer untuk dijelajah. Dengan besarnya dataran tersebut negara ini membangun sistem moda transportasi yang memadai untuk dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan penduduknya. Salah satu moda transportasi yang terus dikembangkan di China yaitu jaringan kereta api yang menghubungkan hampir semua provinsi dalam 18 jalur kereta api utama
Dengan melihat jaringan kereta di china, kita bisa langsung membayangkan betapa luas dan kompleks nya sistem kereta api di negeri ini. Moda transportasi ini sangat penting bagi China yang memiliki jumlah penduduk terbesar didunia sekitar 1,45 miliar jiwa. Dengan jumlah penduduk yang besar serta dataran yang luas tentunya kebutuhan untuk bermigrasi dari satu tempat ke tempat lain begitu besar. Tak heran jika volume trafik kereta Api di China merupakan salah satu yang terbesar dan tersibuk di dunia.
Pemerintah China terus menggarap proyek-proyek prestisius dalam hal membangun infrastruktur pembangunan lintasan kereta api dengan anggaran yang besar untuk terus dapat mengembangkan jalur baru hingga ke daerah terpencil sekalipun.  Dengan memiliki ambisi besar dalam hal pembangunan serta teknologi di bidang kereta api, panjang jalur kereta api China saat ini adalah yang terpanjang di seluruh dunia bahkan Pemerintah China berencana sudah bisa membangun 16.000 km jalur kereta api diakhir tahun 2020. Luar biasa kan?

Tuesday, September 10, 2013

Tips Merencanakan Perjalanan ke China Dengan Kereta Api



Suasana Stasiun Kereta Jarak Jauh di Stasiun Beijing, China
Pengalamanku traveling ke negeri tirai bambu dengan kereta api memberikan pelajaran berharga untukku agar lebih mempersiapkan perencanaan sebelum memutuskan akan menjelajah dataran China dengan kereta api. Kesulitan yang dihadapi tidak seperti negara lain yang pernah saya kunjungi, di negeri ini hampir semua aksaranya menggunakan kanji, nyaris tidak ada huruf alphabet yang dapat membantu kecuali urutan angka untuk waktu dan harga tiket. Begitu juga dengan petugas penjual tiketnya yang nyaris tidak bisa berbahasa Inggris, kalaupun ada itupun hanya di kota besar seperti Beijing atau Shanghai saja sedangkan untuk kota kecil tidak ada loket khusus “english speaking”.
Mengingat negara China merupakan negara dengan penduduk terbesar didunia, tak heran jika setiap harinya suasana stasiun begitu ramai penuh orang mengantri untuk memperebutkan tiket kereta dengan kapasitas penumpangnya yang terbatas.
Jika anda merencanakan membeli sendiri tiket kereta api di stasiun tanpa reservasi melalui travel agent, berikut tips untuk memudahkan anda dalam merencanakannya.

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.