Friday, October 26, 2018

Asia Overland. Perfume Pagoda, Gunung Huong Tich dan Sungai Yen Yang Magis Di Musim Semi, Vietnam


Pemandangan yang magis ketika menyusuri sungai Yen di Vietnam

Sosok perempuan bertubuh mungil dengan mengenakan topi camping berbentuk kerucut mulai mengayuh sampan yang terbuat dari plat besi pipih, membawa kami menelurusi aliran sungai Yen yang diselimuti kabut musim semi. Perbukitan karst dari gunung Huong Tich yang muncul dari balik gumpalan kabut ketika angin mulai menerpa menambah kesan begitu mistis. Suasana yang tenang menghadirkan kedamaian bagi siapa saja yang melewati sungai ini.
    Terkadang aku ingin menantang langit, dan bertanya mengapa tidak segera menurunkan cahayanya menyinari perjalananku saat menyusuri sungai Yen. Setelah sebelumnya perbukitan karst gunung Huong Tich diselimuti tirai kabut khas musim semi kini giliran gerimis air hujanlah yang menyelimuti bumi Vietnam. Namun hujan ini kembali mengingatkanku akan keberkahan yang diterima umat manusia, tentang arti bersyukur dan menikmati setiap perjalananku, bagaimanapun kondisinya. Karena semuanya indah dengan kondisinya masing-masing.

Deretan perahu untuk menuju Perfume Pagoda


Jalur sungai dan pendakian menuju Perfume Pagoda

    Kini aku berada di distrik Mỹ Đức Vietnam atau 65 kilometer arah ke selatan dari Kota Ha Noi, tempat dimana Perfume Pagoda berada. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dengan minivan kami sampai di sebuah dermaga perahu. Jika di kota besar suasana parkiran sesak oleh kendaraan bermotor lain hanya di distrik Mỹ Đức Vietnam  dipenuhi oleh ratusan mungkin ribuan perahu berplat besi yang sedang parkir, menanti giliran untuk mengangkut penumpang atau pengunjung yang hendak pergi ke Perfume Pagoda. Dengan perahu inilah aku menuju ke kaki gunung Houng Tich dimana di gunung ini terdapat sebuah kuil buddha kuno yang sudah berdiri ratusan tahun. 

Pemandangan yang magis ketika menyusuri sungai Yen di Vietnam

Pemandangan yang magis ketika menyusuri sungai Yen di Vietnam

    Rasanya tidak ada kata yang bisa ku rangkai untuk menggambarkan betapa magisnya pemandangan sepanjang perjalanan menelurusi sungai Yen ini khususnya di saat musim semi yang berkabut disertai gerimis hujan yang sesekali menemani perjalananku. Jajaran perbukitan karst di sisi kiri sungai Yen terlihat begitu mempesona ketika kabut menyelimutinya menjadi terlihat samar, sesekali tertutup sempurna ketika angin berhembus memindahkan kabut tersebut.
Pemandangan yang magis ketika menyusuri sungai Yen di Vietnam
Pemandangan yang magis ketika menyusuri sungai Yen di Vietnam


Sesampainya di dermaga akhir tepatnya di kaki gunung Huang Tich mataku langsung tertuju kepada deretan pertokoan dan warung makanan yang menyambut setiap pengunjung yang datang ke gunung ini baik untuk beribadah maupun untuk berwisata. Daya tarik Perfume Pagoda di Vietnam ini tidak hanya sejarah bangunan temple nya saja yang menarik namun jalan menuju ke tempat inilah yang memanjakan mata khususnya saat menyusuri sungai Yen yang berkabut dengan latar perbukitan gunung kapur Huong Tich dan saat naik gondola melewati gunung. Untuk yang takut naik gondola terdapat jalan lain untuk sampai ke puncah gunung dimana kuil Perfume Pagoda yang disakralkan berada yaitu dengan cara meniti tangga dari kaki bukit hingga ke puncak gunung. Sepanjang pendakian di tangga tersebut pada kedua sisinya telah disesaki oleh para pedagang cinderamata dan penjual makanan.

Pedestrian dari Dermaga Menuju Gunung Huong Tich

Ada banyak penjual di kedua sisi jalan dan jalur pendakian
Gondola/ Cable car dari kaki gunung menuju Perfume Pagoda

Dalam jalur pendakian ada beberapa kuil yang bisa dilihat yaitu Vong Temple, Thuyet Kinh Cave, Dien Trinh dan Thien Son/Tru Pagoda. Bangunan kuil yang oaing megah yaitu Tien Tru Pagoda yang juga dikenal dengan nama Chua Ngoai. Disini aku bisa melihat sebuah stupa Vien Cong Bao serta patung besar dari Qian Am Nam Hai yang ada di dalam pagoda di kuil ini.
Pagoda di Kaki Gunung Huong Tich

Pagoda di Kaki Gunung Huong Tich
Pagoda di Kaki Gunung Huong Tich


Pada puncak gunung Huang Tich terdapat sebuah goa yang dikenal dengan nama Huong Tich Cave yang merupakan pintu masuk menuju Perfume pagoda. Kuil dan pagoda ini dalam legendanya telah ada sejak 2000 tahun yang lalu dan dianggap sebagai salah satu tempat paling suci bagi umat Buddha di Vietnam. Mengunjungi tempat ini mengingatkanku akan keberadaan kuil di atas goa batu Caves yang juga menjadi tempat peribadatan yang disakralkan oleh pemeluk agamanya. Dalam hal ini untuk Perfume pagoda di sakralkan oleh pemeluk agama Buddha dan masyarakat setempat Vietnam sedangkan Batu Caves Malaysia di sakralkan oleh pemeluk agama hindu khususnya yang beretnis Indian.



Tangga menuju Perfume Pagoda di Gunung Huong Tich
Suasana Perfume Pagoda Ketika Ada Festival Keagamaan
Lonceng yang ada di Perfume Pagoda, Vietnam
Kunjungan ke Perfume Pagoda rasanya menjadi salah satu trip terbaikku ketika menjelajah Vietnam Utara. Namun tantangan terberat ketika kesini yaitu menahan rasa lapar mengingat tidak ada satupun kedai yang kutemukan disana menjual makanan halal. Hasilnya dengan terpaksa saya ikut makan di kedai restoran dengan menu sayuran yang mudah-mudahan saja tidak terkontaminsi bumbu atau makanan yang tidak halal.



"Selingan iklan"
Telah Terbit Buku Karya Saya Yang Berjudul Overland, Dari Negeri Singa ke Daratan Cina.
Telah terbit buku karya saya yang berjudul Overland yang menceritakan kisah perjalanan darat menjelajah 13 negara melewati 13 perbatasan darat dari negara Singapura hingga ke Daratan Cina. Penasaran bagaimana Trilogy buku ini? Baca Sinopsis lengkapnya disini : Buku Trilogy Overland - Dari Negeri Singa ke Daratan Cina. Sebuah memoar perjalanan jalur darat melintasi perbatasan 13 negara Asia Tenggara dan Daratan Cina.
Untuk teman-teman yang mau order atau tanya informasi detailnya boleh direct whatsapp ya +6287887874709. Bisa juga DM Instagram @travelographers,  beli di website Leutikaprio atau di link marketplace ini ya.
* Tokopedia
* Shopee
* Bukalapak

Ps: Untuk mencapai tempat ini semisal kamu traveling sendiri atau dalam kelompok kecil baiknya cari open trip yang bisa dipesan di hostel dengan harga yang sesuai (tidak ditipu/dimahalin) dan terjamin. Saya sendiri memesan open trip ke Perfume Pagoda di hostel tempat saya menginap yaitu Hanoi Central Backpacker Hostel dengan harga 20-25 USD perorang. Jika kamu membeli di tempat lain rasanya bisa kisaran harganya bisa 50-75 USD dengan fasilitas tur yang sama persis dengan saya yang membayar jauh lebih murah di hostel.





Follow my instagram @travelographers , Youtube account shu travelographer 
twitter account @travelographers  and google plus account +shuTravelographer
and if you found the post useful or interesting please do share! :)



Apabila bermanfaat dan menginspirasi, mohon di-bookmarks dan di-share ya
Salam Pejalan.



No comments:

Post a Comment

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.