Sunday, April 13, 2014

Menikmati Kopi Terbalik di Pantai Suak Ribee, Meulaboh



Menikmati Kopi Terbalik di Meulaboh, Indonesia

“Bapak belum lengkap ke Meulaboh kalau belum minum kopi terbalik disini”
Itu merupakan sepenggal kata yang diucapkan client saya ketika saya memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Meulaboh salah satu kota di Aceh Barat. Sebuah kota yang menjadi saksi bisu bencana tsunami yang menerjang meluluh-lantahkan provinsi Aceh beberapa tahun silam. Karena lokasinya yang berada didekat pesisir pantai dan samudera hindia, Kota Meulaboh termasuk dalam salah satu kota dengan kerusakan terparah.
“Kopi terbalik? Maksudnya gimana pak?”  Hmm.. Tanyaku penasaran
“Ya gelas kopinya dibalik” Jawabnya singkat.
“Hmm nanti deh cobain sendiri cara minumnya” Tambahnya untuk membuatku lebih penasaran.
Sebenarnya ada banyak warung kopi di Meulaboh yang menyajikan kopi terbalik ini, namun aku bersama 2 temanku diajak ke Pantai Suak Ribee salah satu tempat nongkrong orang-orang di Meulaboh untuk menikmati kopi ini. Kami mulai menyusuri jalan kecil dan diajak ke sebuah pantai bernama Suak Ribee yang berada di Meulaboh ini. Disini ada sebuah tempat makan yang memiliki beberapa gazibu untuk menikmati secangkir kopi terbalik sambil menikmati suasana pantai Suak Ribee.

“Lihat sebelah kanan, rumah yang rusak itu karena bencana tsunami” Beliau menunjukannya ke beberapa rumah yang hancur diterjang ombak tsunami ditengah perjalanan kami menuju pantai Suak Ribee
“Ditinggalin begitu aja pak?” Tanyaku singkat.
“Iya dibiarkan begitu saja” Jawabnya.

Salah satu Kedai Kopi di Pantai Suak Ribee di Meulaboh, Aceh.

 Kami tiba di Pantai Suak Ribee dan memilih salah satu warung yang menjajakan kopi terbalik ditempat ini. Warungnya cukup besar dan juga berfungsi sebagai tempat tinggal pemiliknya. Di pelataran warung terdapat beberapa gazibu yang dibangun dibawah pohon cemara yang rindang. Kami memilih tempat yang paling dekat dengan bibir pantai agar dapat sembari menikmati pantai berpasir hitam Suak Ribee.
Beberapa Gazibu di Pinggir Pantai Suak Ribee, Meulaboh
“Pak, Kopi terbalik ya” Kami memesan kopi terbalik sesaat tiba diwarung ini.
Kami menunggu kopi itu datang sembari melepas pandangan yang jauh dihamparan samudera hindia yang membentang luas dihadapan mata. Tak lama kemudian kopi pun disajikan dengan kondisi terbalik diatas piring tatakan dan masing-masing diberikan sebuah sedotan plastik. Tampak biji kopi dipadu dengan gilingan kopi yang masih kasar terkukung dalam gelas yang terbalik itu.

Pemandangan Yang Disajikan di Pantai Suak Ribee, Meulaboh
 “Gimana minumnya nih pak? Tanyaku penasaran
“Nih lihat begini cara minumnya” Beliau mencontohkan kepadaku cara minum kopi terbalik ini, ditiupnya sedotan pada sela gelas pada bagian paling bawah yang membuat kopi yang terkukung pada gelas mulai turun, kemudian diseruputnya kopi itu.. slruuppp
“Wah seru juga ya minumnya” Seruku.
Bagi aku yang baru pertama kami mencoba tentu bingung bagaimana cara meminumnya, Lantaran sajian kopi tradisional ini berbeda dangan sajian kopi lainnya yang disajikan dengan gelas terbalik. Harum aroma kopi menyeruak dari sela-sela gelas merangsang hasrat untuk meniup dengan sebatang sedotan kemudian menyeruput seduhan kopi robusta yang terkurung yang hangatnya terjaga dalam gelas.
“Kok gw ga bisa ya, gimana sih caranya?” Tanya temanku yang juga ikut menjajal kenikmatan kopi ini.
“Ditiup dulu pake sedotan pelan-pelan”
Fuuuh Fuuh Fuuh.. “Kok ga keluar sih?” Tanya temanku yang masih penasaran.
“Begini nih..” Aku membantu untuk mencontohkan cara meniupnya
“Ah susah ah di angkat sedikit aja gelasnya” Karena kurang sabar, dibukanya perlahan gelas tersebut secara perlahan.
“jangan diangkat gelasnya nanti ga nikmat” Sanggah client ku yang sudah mahir minum kopi terbalik ini.
Sesaat temanku mengangkat gelas itu biji kopi yang terkukung dalam gelas telungkup menjadi berceceran keluar ke tatakan piring kecil. Seperti kejadian ini jika kita salah membuka dan cara menikmatinya maka kopi dalam gelas itu tentu akan tumpah dan kita jadi kurang nikmat menikmati citarasa kopi tersebut karena airnya menjadi tercampur dengan biji kopi yang menyeruak keluar dari gelas kopi tersebut. Untuk memudahkannya kita perlu tiap perlahan dengan sedotan atau putar sedikit demi sedikit gelas tersebut sambil meniup secara perlahan.
“Pak kenapa kopinya terbalik ya?”Tanyaku yang masih penasaran
“Kebiasaan orang Aceh itu ngobrol di warung kopi sambil ngopi”
“Nah dengan dibalik kayak begini kopi akan terus panas pas diminum jadi terus nikmat rasanya sampai benar-benar habis diminum” tambahnya menceritakan.
“Hmmm benar juga ya” aku mengangguk karena penjelasan itu masuk dalam logika.
Dari informasi yang aku peroleh memang orang Aceh memiliki kegemaran minum kopi, satu harinya bisa minum antara 2 hingga 5 gelas kopi perharinya. Secara sejarahnya orang Meulaboh memang sudah meminum kopi dengan cara gelas dibalik, karena jenis kopi di sini berbeda dengan kopi dari daerah lain yang tidak larut didalam air. Dengan begitu kopi dapat dinikmati dengan rasa dan aroma yang mantab.
Kopi tubruk Suak Ribee ini memang membuat ketagihan, kenikmatan aroma kopi dan sensasi cara menikmatinya membuatku selalu rindu menikmati kopi terbalik ini. Jika kamu datang ke kota Meulaboh Aceh Barat, nikmatilah kopi terbalik dengan harga yang cukup terjangkau kisaran 5000 rupiah percangkirnya. Rasakan sensasinya dan nikmati aroma rasa kopinya yang khas. Sluurpp!

Follow my instagram @travelographers & twitter account @travelographers 
 

3 comments:

  1. Wow! A different way to sip a coffe truly made me really curious how does it actually taste! :D


    speakingthoughtsaloud.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. A Aceh coffee typically blends very strong coffee, but the taste is very good. one of the best coffee in Indonesia :D

    ReplyDelete
  3. Temukan berbagai macam informasi wisata yang ada di Indonesia beserta makna/arti/cerita tentang wisata tersebut yang ada di indonesia
    Dan juga artikel-artikel tentang wisata di wisataIndonesiaraya.com dan like page facebook wisataIndonesiaraya.com

    ReplyDelete

Ready To Explore? Let's go see and travel the world

Please do kindly subscribe to my travel blog, the place where i would share any of my travel enthusiasm there such as travel stories, travel articles and travel photos.